13 Kesalahan Umum dalam Membuat Website yang Harus Dihindari

Saatnya Anda berkolaborasi dengan kami!

Hubungi Kami

13 Kesalahan Umum dalam Membuat Website yang Harus Dihindari

Website adalah suatu platform digital yang bisa di akses melalui internet, yang memiliki fungsi sebagai sarana bagi individu, bisnis, atau organisasi untuk tampil secara online. Dengan melalui website, dapat berguna untuk menyebarkan informasi, menawarkan produk atau layanan, serta menjalin koneksi secara global.

Website terdiri dari bagian web yang sang terhubung, setia halaman web merupakan bagian dari keseluruhan website dan ditulis dengan menggunakan HTML (Hyper Text Markup Language). Halaman-halaman ini membuat konten seperti teks, gambar, video, atau elemen yang lainya. Ketika seseorang mengunjungi sebuah website mereka sebenarnya sedang menavigasi beberapa halaman web yang terhubung melalui hyperlink.

Agar website dapat diakses oleh pengguna di seluruh dunia, website tersebut harus disimpan atau di hosting di komputer yang selalu terhubung ke internet, yang biasa kita kenal dengan web server.

Untuk mengakses sebuah website, Anda harus memasukan URL dari situs tersebut, seperti https://annisadev.com/ . Dengan memasukan Url ini, Anda akan diarahkan langsung ke situs yang akan Anda cari. Selain itu, masih ada cara lain yaitu Dengan mengetikkan kata kunci di mesin pencari, Anda dapat menemukan website. Setelah hasil pencarian muncul,pilih dan klik salah satu website yang ingin Anda kunjungi.

Kenapa Harus Memilih Desain yang Menarik Untuk Website Anda?

Tujuan utama dari web desain adalah sebagai media komunikasi yang efektif, dimana website dirancang untuk menyampaikan informasi secara cepat dan realtime. Saat seseorang mengunjungi sebuah website, hal pertama yang mereka perhatikan adalah desain visualnya, komposisi, pemilihan warna, hingga tata letak yang bervariasi. Seorang web designer yang handal harus memahami pentingnya penggunaan warna yang tepat, karena warna memiliki peran esensial dalam mempengaruhi persepsi pengunjung. Web designer juga perlu memiliki kemampuan intuitif untuk menciptakan desain yang memungkinkan pengunjung membayangkan isi dan suasana dari website tersebut hanya dari tampilan visualnya. Pemilihan gambar yang tepat mampu mendukung tema dan tujuan website, dengan fokus pada gambar yang menarik relevan, dan mampu memperkuat komposisi desain secara keseluruhan. Semua elemen ini, mulai dari warna hingga tata letak  dan gambar saling berinteraksi untuk menciptakan visual yang nyaman dan menarik banyak pengunjung ke website Anda. 

Kesalahan Apa Saja yang Biasanya Dilakukan Dalam Pembuatan Website 

  1. Pencarian yang buruk
    Ketika navigasi tidak memberikan hasil yang diharapkan, fitur pencarian dapat menjadi solusi. Namun desain pencarian yang tidak dapat menangani kesalahan ketik, bentuk jamak, atau variasi istilah pencarian dapat mengakibatkan pengalaman pengguna yang buruk
    dibawah ini merupakan dampak negatif dari website pencarian yang buruk meliputi:
    Pengalaman Pengguna yang Frustasi: Pengguna yang tidak menemukan apa yang merak acari cenderung merasa frustasi dan meninggalkan website, meningkatkan tingkat bouncing yang merugikan peringkat di Google.
    Keterlibatan Pengguna yang Rendah: Desain pencarian yang tidak efektif mampu mengurangi waktu yang dihabiskan pengguna di situs, alhasil pengguna memiliki kemungkinan untuk tidak kembali ke situs web Anda.
    SEO yang Buruk: Kualitas desain pencarian dapat mempengaruhi peringkat di mesin pencari, sehingga kehilangan trafik dan visibilitas.
    Penurunan Konversi : Ketidakmampuan menemukan produk atau layanan dapat menurunkan tingkat konvensi, merugikan potensi penjualan.
    Jadi untuk mengatasi masalah yang seperti ini, penting untuk meningkatkan website, menguji setiap fungsinya secara berkala, serta menambahkan fitur auto-complete dan saran dalam kolom pencarian untuk memberikan hasil yang lebih cepat dan akurat.

  2. Kesalahan Pada Saat Memilih Tipografi
    Tipografi adalah seni dalam memilih dan menentukan font untuk menciptakan kesan  tertentu pada website. Karakter tipografi sangat dipengaruhi oleh target pasar. Berikut adalah beberapa kunci dalam memilih tipografi yang efektif: 

  • Demografi Target Audiens: Memahami karakteristik audiens Anda seperti berapa usianya, minat serta apa profesinya untuk menentukan  jenis font yang sesuai, apakah modern atau edgy atau yang lainya.

  • Teks yang Sulit Dibaca: Pastikan teks mudah dibaca, tidak hanya dari segi estetika tapi juga fungsional

  • Panjang Teks dan Ukuran Font: Sesuaikan ukuran font dan ruang untuk jenis konten yang berbeda, seperti artikel informasi produk.

  • Hirarki Tipografi: Gunakan heading dan subheading untuk menonjolkan poin- poin penting.

  • Alignment: Atur posisi teks agar rapi dan tidak berantakan karena teks yang rapi akan membuat pengunjung merasa nyaman.

  • White Space: Gunakan ruang kosong untuk memberikan tampilan yang lega dan memudahkan pembaca. 

  • Warna dan Kontras Teks: Pilih warna dan kontras yang tepat untuk memberikan penekanan pada informasi penting yang Anda sampaikan.
    Dengan tipografi yang tepat, pengunjung akan lebih mudah menangkap informasi inti di website Anda, sehingga konten dapat berfungsi secara maksimal.

  1. Website Loading Terlalu Lama
    Jika situs website Anda memuat terlalu lama, Anda perlu mempertimbangkan beberapa elemen website. Semakin cepat website Anda memuat, maka akan semakin baik pengalaman pengunjung saat berkunjung ke dalam website Anda. Ada banyak tips untuk mempercepat website, namun berikut ini hal-hal dasar yang wajib Anda perhatikan untuk memulai.
    Pertama, Anda harus mempertimbangkan untuk mengoptimalkan gambar di website Anda, terutama yang ada dalam halaman utama. Tidak ada yang lebih menakutkan bagi pengguna daripada halaman pendaratan yang memuat gambar dan grafik yang terlalu lama, Jadi pastikan gambar dan grafik yang terlalu lama, jadi pastikan untuk mengecilkan ukuran gambar dan mengoptimalkan konten sebisa mungkin.
    Plugin, tema, dan modul yang berat akan memperlambat waktu membuat website Anda. Memperbarui elemen-elemen ini ke versi yang terbaru dapat membantu mempercepat loading website, terutama jika Anda belum memperbaikinya dalam waktu yang lama.
    Selain itu, jangan lupa untuk melakukan pengujian secara menyeluruh sebelum memperbarui website yang sedang aktif, untuk memastikan tidak ada perubahan yang mengganggu perilaku plugin dengan situs Anda. Dengan cara ini, Anda dapat memastikan bahwa tidak ada yang rusak setelah pembaruan, dan Anda dapat menerapkan perubahan setelah melakukan pengujian. 

  2. Scrol yang Terlalu Panjang
    Scrolling yang terlalu panjang dapat menyebabkan pengunjung merasa bosan dan kehilangan minat terhadap konten yang telah Anda sajikan. Kejadian ini sering kali terjadi yang mengakibatkan penutupan halaman oleh mereka sebelum mendapatkan informasi yang diinginkan. Maka dari itu sangat penting untuk memberikan informasi secara singkat dan jelas tanpa mengorbankan esensi dari pesan yang ingin disampaikan. Berikutnya, hindari dari kalimat yang bertele-tele, sehingga pengunjung dengan mudah memahami inti dari konten tanpa harus melalui banyak teks yang tidak perlu. Dengan menggunakan cara ini, Anda dapat menjaga perhatian pengunjung serta menentukan pengalaman mereka saat menjelajah website.

  3. Memilih Penyedia Hosting yang Tidak Handal
    Memilih layanan hosting yang murah tetapi tidak dapat diandalkan adalah salah satu kesalahan yang sering terjadi saat membangun website. Mengalami downtime yang sering atau hosting yang lambat dapat berdampak buruk pada perusahan Anda dalam jangka panjang. Banyak pengguna internet akan meninggalkan situs yang memiliki kecepatan loading yang lambat, yang berdampak negatif pada peringkat SEO Anda. Maka dari itu, sangat penting untuk membeli hosting yang memberikan keadilan dan kecepatan meskipun harganya sedikit lebih tinggi. Jika Anda bingung memilih hosting yang tepat untuk website Anda makan pilihlah Annisadev yang menyediakan paket hosting sesuai dengan kebutuhan website Anda.

  4. Web yang Tidak Responsif
    Website harus responsif dan konsisten di seluruh browser dan perangkat untuk memberikan pengalaman omnichannel. Salah satu kesalahan besar dalam desain website adalah membuat perjalanan dan roadmap pengguna yang berbeda untuk berbagai platform dan perangkat. Prioritasnya adalah mempertahankan konsisten sebanyak mungkin di seluruh perangkat.
    Lalu apa yang akan terjadi jika website yang Anda buat tidak responsif. Dibawah ini dapat negatif dari desain yang tidak responsif;

  • Biaya Pemeliharaan yang Tinggi: Menjadi versi mobile yang terpisah dari sebuah website dapat menjadi mahal dan memakan waktu. Sebaiknya, website responsif dirancang untuk beradaptasi dengan berbagai ukuran layar dan perangkat, yang berpotensi mengurangi biaya pemeliharaan dalam jangka panjang.

  • Penurunan Trafik: karena penggunaan perangkat mobile semakin meningkat, website yang tidak responsif mungkin tidak mendapatkan peringkat baik di hasil pencarian mobile. Pengguna lebih cenderung mengklik situs yang ramah mobile dan memiliki peringkat lebih tinggi, yang dapat menyebabkan penurunan trafik ke situs tersebut.

  • Pengalaman Pengguna yang Buruk: Website yang tidak responsif dapat menyulitkan pengguna mobile untuk menggunakan dan berinteraksi dengan situs, yang mengakibatkan pengalaman pengguna yang buruk. Hal ini dapat menyebabkan tingkat peralatan yang tinggi dan keterlibatan yang rendah, karena pengguna mungkin meningkatkan situs untuk mencari alternatif yang lebih mudah.
    Salah satu kesalahan umum dalam desain website yang perlu dihindari adalah responsivitas yang tidak baik. Sebaiknya, uji terlebih dahulu  responsivitas sebelum meluncurkan situs web Anda.

  1. Lalai Terhadap Inti Website
    Lalai terhadap inti website merupakan kesalahan yang umum dalam membuat website. Dengan tidak mengalokasikan cukup waktu untuk menentukan halaman-halaman mana yang penting. Tidak semua halaman dalam desain website Anda memiliki tingkat kepentingan yang sama.
    Mengingat bahwa pengunjung memiliki waktu terbatas untuk mencari informasi, Anda perlu segera menarik  perhatian mereka agar dapat  melakukan konversi. Kemudian terapkan aturan 80/20 dalam desain website Anda. Aturan ini memiliki arti bahwa 80 persen lalu lintas di website Anda akan berasal dari 20 persen informasi yang akan Anda sajikan. Maka dari itu, Anda perlu mengidentifikasi halaman-halaman yang menarik 80 persen lalu lintas dan menonjolkan halaman-halaman tersebut dalam website Anda. Dengan memberikan pilihan yang lebih sedikit kepada pelanggan, Anda  dapat membimbing pengunjung ke tujuan yang Anda inginkan  melalui website yang lebih efektif.

  2. Tidak Fokus Terhadap Pengguna
    Perlu diperhatikan bahwa Website dibuat  untuk dilihat dan digunakan oleh pengguna. Maka dari itu, Anda harus menghindari fokus yang berlebihan pada perusahaan dalam website Anda
    Hindari menampilkan terlalu banyak informasi perusahaan di halaman utama, karena pengguna lebih tertarik pada solusi yang dapat Anda tawarkan melalui website yang telah Anda buat. Setelah mendapatkan jawaban yang mereka cari, baru lah mereka akan meluangkan waktu sejenak untuk mencari informasi lebih lanjut tentang perusahaan Anda. Pengunjung akan mencari tahu tentang informasi bisnis Anda untuk memastikan bahwa solusi yang Anda tawarkan dapat dipercaya.
    Untuk meyakinkan pengunjung terhadap informasi yang disajikan, Anda dapat menyediakan informasi tentang bisnis atau perusahaan di halaman “About”. Jika perlu tambahkan juga portofolio atau bukti pendukung lainya dalam Website yang dapat meningkatkan kepercayaan pengunjung. 

  3. CTA Berantakan
    Ajakan bertindak (Call-to-Action atau CTA)  adakah  cara untuk mendorong orang untuk mengambil tindakan. Apakah Anda, ingin mendaftar untuk buletin Anda, mengikuti halaman facebook, Instagram, Email atau menelfon untuk mengatur janji, Anda perlu memiliki CTA yang  menarik. Berikut ini merupakan beberapa kesalahan yang terkait dengan CTA meliputi;
    - Tidak menggunakannya di situs web Anda
    - Tidak menggunakan bersifat aksi
    - Tidak membuat CTA yang menarik
    - Tidak menggunakan warna yang membuat tombol CTA dapat diklik
    Pengguna perlu jelas tentang apa yang dilakukan bisni Anda dan memiliki cara termudah untuk berkonversi menggunakan tombol CTA Anda.
    Lalu bagaimana cara untuk memperbaiki CTA yang kurang Menarik, simak di bawah ini dengan seksama agar CTA Anda lebih menarik:
    Uji CTA Anda: Rencanakan dan uji CTA Anda untuk  melihat apa yang paling cocok untuk audiens Anda. Buat beberapa versi CTA dan tunjukan kepada kelompok yang berbeda dari audiens Anda. Temukan apa yang mereka hal-hal yang dapat menggerakan dan menarik perhatian.
    Gunakan CTA yang Menarik: CTA yang menarik bersifat aksi. Mereka memberitahu audiens Anda dengan jelas apa yang ingin mereka lakukan. Selain itu, CTA juga memberikan petunjuk tentang manfaat yang dapat diperoleh audiens dengan bertindak.
    Tarik Perhatian Pengunjung Dengan CTA  Anda: CTA Anda perlu menarik perhatian artinya, mereka harus menonjol daripada konten yang lainya. Seperti halaman item menu navigasi Anda, buat CTA Anda mencolok dengan menggunakan warna kontras dan animasi saat di-hover. Fals adalah contoh yang baik, dimana menggunakan tombol merah muda gelap untuk menonjolkan tombol merah muda gelap untuk menonjolkan desain muda terang merak. 

  4. Kesalahan dalam Penggunaan Warna
    Menggunakan Skema Warna yang Tidak memadai. Skema warna yang tidak tepat merupakan salah satu dalam membuat website yang sering diremehkan oleh para Designer. Skema warna dapat mempengaruhi emosi, sikap dan perilaku pengunjung. Jika Anda ingin menciptakan kesan pertama yang baik untuk situs website Anda, penggunaan warna yang sesuai sangatlah penting. Alangkah baiknya, penggunaan warna yang tidak mendukung dapat menjadi bumerang.

    Dibawah ini merupakan beberapa kesalahan dalam website yang perlu dihindari saat memilih skema warna;
    Menggunakan Warna yang Berlebihan: Website dengan terlalu banyak warna dapat berlebihan dengan terlalu banyak warna terasa berlebihan dan mengganggu pengunjung. Penting untuk memilih skema warna yang terbatas dan menerapkan secara konsisten di seluruh website
    Menggunakan Terlalu Banyak variasi dari Satu Warna: Menggunakan terlalu banyak variasi dari satu nuansa dapat membuat website terlihat membosankan, meskipun menggunakan satu warna saja dapat bermanfaat. Memilih warna yang saling melengkapi atau kontrak sangat penting untuk memberikan keberagaman pada skema warna 
    Menggunakan Warna yang Sedang Trend: Meskipun menggoda untuk mengikuti Tren, harus diingat bahwa warna-warna tersebut mungkin tidak cocok untuk audiens atau untuk tujuan website Anda. Penting untuk memilih warna yang relevan.
    Tidak Menguji Skema Warna: Pastikan untuk menguji skema warna di berbagai perangkat dan ukuran layar untuk memastikan tampilan menarik dan konsisten. 
    Desain Web Memiliki Halaman yang Terlalu Banyak Halaman web yang terlalu banyak konten akan membuat terlalu sedikit informasi hal ini dapat membuat Anda gagal memberikan solusi yang diinginkan pengguna. Sebaiknya, terlalu banyak informasi dapat menciptakan solusi yang sulit dipahami, diakses, atau digunakan. Dalam usaha untuk memenuhi kebutuhan pengunjung, desainer sering kali membanjiri mereka dengan sumber daya dan menghasilkan website yang berantakan. Pendekatan ini telah menjadi sangat populer sejak awal perkembangan website. Mungkin demi menjaga konsisten untuk penggunanya mereka tetap mempertahankan website yang sama. Namun, kita tidak harus mengulangi kesalahan yang sama. Dibawah ini merupakan beberapa tips untuk mengorganisir konten website Anda;

  • Bagi antarmuka keseluruhan website menjadi beberapa halaman web yang berbeda, seperti daftar produk, informasi produk, profil, interaksi pengguna, halaman home dan lain sebagainya.

  • Pecah setiap elemen antarmuka halaman web menjadi blok dan komponen yang dapat digunakan kembali.

  • Setiap komponen ini harus fokus  pada satu fungsi tertentu. Misalnya, profil, deskripsi produk, ulasan dan lain-lain 

  • Guna komponen-komponen ini untuk mebangun keseluruhan website. Pendekatan ini memastikan pengembangan yang lebih cepat dan skalabilitas halaman web.

  1. Kesalahan Web Terkait Dengan Multimedia
    Kesalahan web terkait multimedia menyoroti beberapa website betapa menjengkelkan video yang diputar secara otomatis, terutama yang disertai dengan suara. Selain itu, video tersebut membuat website menjadi lambat untuk dimuat. Sebaiknya, jangan memutar video secara otomatis dan tunggu hingga ada aktivitas pengguna yang memicu pemutaran video tersebut, seperti saat pengguna mengalir kebagian halaman yang berisi video.
    Carousel yang terlalu cepat dapat membuat pengunjung merasa tidak nyaman. Selain itu, ada beberapa kesalahan desain web terkait multimedia lainya yang sebaiknya dihindari. salah satunya adalah tidak mengoptimalkan gambar di website Anda. Gambar berukuran besar dapat membuat website lambat untuk dimuat. Jika website Anda memuat terlalu lambat,  hal ini dapat berdampak buruk pada konversi. Tahukah Anda bahwa 1 dari 4 Pengunjung akan meninggalkan website yang membutuhkan waktu lebih dari 3 detik untuk membuat?, Bahkan mesin pencari pun tidak menyukai website seperti itu. Jadi, pembuatan website, yang lebih baik menggunakan gambar yang jelas dan teroptimasi. Dan sebagai pengebang, usahakan untuk menerapkan laxy loading hal ini akan mampu membuat website Anda lebih cepat dimuat.
    Hindari penggunaan gambar stok gratis yang murah. Semua orang sudah menggunakannya, dan semua orang tahu saat Anda menggunakan salah satunya! hal ini akan memberikan kesan murah. Jadi, jika gambar stok gratis tidak benar-benar sesuai, lebih baik untuk menghindarinya.
    Gunakan Konten Kontekstual, Terutama favicon, hal ini terlihat jelas, tetapi masih banyak desainer tidak melakukannya. Ini dapat membantu menyampaikan pesan yang tepat dan juga meningkatkan branding.
    Jangan menggunakan beberapa gaya font pada halaman website yang sama. Yang artinya tidak menjaga konsisten gaya font di seluruh halam web  adalah kesalahan umum yang terjadi saat mendesain website.

  2. Elemen Desain yang Tidak dapat Dipercaya
    Bangunlah kredibilitas merek melalui website Anda, dengan semakin banyaknya website di internet dan meningkatkan kekhawatiran terkait kejahatan siber, penting untuk membangun kredibilitas merek melalui website Anda .
    Ketikan pengguna mengunjungi website Anda, mereka perlu merasa yakin bahwa Anda adalah apa yang anda katakan dan bisnis Anda dapat dipercaya. Hal ini sangat penting bagi bisnis yang lebih baru dan belum dikenal luas di industri merak untuk membangun kredibilitas.
    Saat pengguna tidak dapat percaya dengan website Anda maka mereka akan enggan untuk berinteraksi dan kemungkinan besar akan meninggalkan situs web Anda. Berarti jumlah prospek yang lebih tinggi, lalu lintas yang berkurang, peringkat SEO yang buruk, dan tingkat konvensi yang lebih rendah.
    Untuk menciptakan website Anda dapat dipercaya, hindari tanda bahaya berikut di bawah ini;

  • Informasi Kontak yang Hilang Atau Tidak Lengkap: Pastikan situs Anda memiliki halaman informasi kontak yang komprehensif, termasuk alamat fisik dan nomor telepon.

  • Grafis dan Pop-up Berlebihan: Tidak ada salahnya menggunakan pop-up, tetapi gunakan dengan hemat. Ketika penggunaan dibanjiri dengan banyak pop-up dan grafis segera setelah mereka mengakses situs, ini bisa terlihat sebagai spam dan menimbulkan kecurigaan.

  • Tidak Ada Sertifikat SSL: Sertifikat SSL berfungsi melindungi data dan komunikasi, memverifikasi kepemilikan situs, membantu mencegah kejahatan siber, dan memainkan peran penting  dalam membuat pelanggan merasa aman saat berinteraksi dengan situs Anda.

  • Tidak Ada Halaman Tentang Kami: beberapa pelanggan ingin mengetahui cerita dibuatnya merek Anda atau mendapatkan sekilas tentang orang-orang nyata yang bekerja dibalik layar. 

  • Masalah Kinerja:  Agar situs Anda dapat dipercaya, situs tersebut berkonsisten dan berfungsi dengan baik. Masalahnya seperti waktu muat yang lambat, glitch dan bug, serta elemen yang rusak semua membuat merek Anda tampak kurang kredibel. 

  1. Terlalu Banyak Elemen
    Beberapa situs melakukan kesalahan dengan mengisi setiap inci dengan sesuatu, baik itu berupa banyak teks atau didinding dan foto. Kerumunan elemen adalah salah satu kesalahan website yang paling umum dan membuat pengguna kembali ke hasil pencarian.
    Jika Anda memiliki terlalu banyak elemen di situs Anda, Anda akan membuat pengguna pergi sebelum mereka bisa memahami bisnis Anda. Berikut ini beberapa cara untuk mengatasi terlalu banyak elemen;
    Mengurangi Jumlah Elemen: Desain website terbaik adalah yang minimalis. Luangkan waktu untuk memangkas jumlah elemen di situs Anda hanya pada yang diperlukan
    Mengorganisir Situs Anda: Anda mungkin perlu mengatur ulang situs Anda untuk membantu memprioritaskan elemen mana yang diperlukan. situs yang tidak teratur bisa dengan mudah tersumbat dengan terlalu banyaknya elemen.
    Gunakan Ruang Kosong: Ruang kosong membuat situs terlihat rapi dan mempermudah pengguna saat menjelajahi website Anda. Menciptakan pengalaman browsing yang lebih baik dan memungkinkan audiens membaca informasi dengan lebih mudah. Menggunakan ruang kosong dapat mencegah pengguna elemen yang berlebihan di situs Anda.

Kesimpulan

Kesimpulan dari yang kami sampaikan diatas yaitu pencarian buruk, tipografi salah, dan waktu loading yang terlalu lama merupakan kesalahan umum saat membuat halaman web. Pencarian yang tidak efektif dapat menyebabkan pengguna bosan, menurunkan keterlibatan, dan berdampak pada SEO dan konversi. Tipografi yang salah, contohnya penggunaan font yang sulit dibaca atau tidak sesuai dengan demografi target, juga dapat merusak pengalaman pengguna. Selain itu, pengunjung situs web mungkin tidak puas dengan kecepatan loading yang lambat yang disebabkan oleh plugin berat atau gambar yang tidak dioptimalkan.

Dan masih ada juga beberapa kesalahan lain contohnya tidak fokus terhadap inti website, terlalu banyak halaman yang membingungkan. serta website yang tidak responsif akan memperburuk pengguna mobile. Halaman yang terlalu banyak membuat pengguna kesulitan menemukan sesuatu.  terlalu banyak variasi warna dalam pembuatan website makan akan membuat penggunaan warna yang tidak relevan sehingga menyebabkan merusak penampilan dan  kesan pertama buruk pada pengunjung. Selain itu, dengan menggunakan media yang seperti gambar yang terlalu besar atau video yang otomatis berputar dengan sendirinya akan memperlambat dan mengganggu penggunaan. Hindari elemen-elemen desain yang tidak dapat dipercaya, contohnya kontak yang tidak lengkap, sertifikat SSL yang tidak ada dan pop-up dan grafis yang berlebihan.

Dari kesimpulan diatas sangat penting untuk memperhatikan setiap detail website yang akan Anda buat. Tapi tenang jika Anda merasa kesulitan dalam menerapkan hal-hal yang kami di atas kami punya solusinya yaitu Annisadev. Dengan menggunakan tim dari Annisadev Anda dapat mendapatkan website yang optimal, cepat, responsif dan murah. Kami jamin Anda akan puas dengan kinerja Tim kami.