Website Anda di Retas? Yuk Cari Tahu Cara Menghindari Hacker

Saatnya Anda berkolaborasi dengan kami!

Hubungi Kami

Website Anda di Retas? Yuk Cari Tahu Cara Menghindari Hacker

 
Pada jaman sekarang, perkembangan teknologi internet sangatlah pesat. Walaupun dengan perkembangan ini akan banyak keuntungan yang di dapatkan dalam berbagai hal. Namun, perkembangan teknologi saat ini juga dapat memberikan resiko dan dampak negatif. Salah satunya yaitu dengan adanya para hacker yang sering menyerang beberapa website hanya untuk kesenangan sendiri.

Website Bisnis Anda merupakan salah satu hal penting yang harus Anda jaga dengan baik dari serangan hacker. Anda tidak bisa mengabaikan apabila system keamanan website Anda telah di serang oleh hacker.  Serangan hacker dapat memberikan banyak kerugian untuk bisnis Anda, contohnya yaitu dapat merusak reputasi bisnis, mencuri data bisnis Anda, dan bahkan merugikan bisnis secara finansial. Untungnya, ada beberapa cara yang bisa Anda terapkan untuk melindungi website bisnis Anda dari serangan hacker.

Pada artikel ini, Annisadev akan membantu Anda dengan membagikan cara-cara untuk melindungi keamanan website Anda agar terhindar dari serangan hacker. Anda bisa simak penjelasannya sampai selesai.

Pengertian Hacker
Hacker merupakan pelaku individu maupun kelompok yang memiliki kemampuan dalam hal computer atau pemograman yang mampu menerobos system keamanan dan pertahanan system computer. Biasanya hacker akan menggunakan kemampuannya itu untuk tujuan yang tidak baik atau hanya untuk mengganggu orang lain demi kebanggaan ataupun untuk bersenang-senang.

Macam-Macam Hacker

Hacker terbagi pada beberapa macam tergantung pada tujuannya.

  1. White Hat Hacker
White Hat Hacker termasuk ke dalam macam hacker yang menggunakan kemampuannya untuk hal-hal yang baik. Mereka menerobos ke system keamanan yang bertujuan untuk meningkatkan system keamanan agar tidak mudah untuk diretas. Biasanya White Hat Hacker ini dipanggil atau digunakan oleh perusahaan besar maupun instansi pemerintahan agar membantu dalam mencegah serangan pada system keamanan jaringan computer mereka.
  1. Black Hat Hacker
Black Hat Hacker merupakan pelaku kejahatan cryber yang paling dikenal. Mereka melakukan kejahatan dengan meretas system pertahanan computer orang lain untuk mendapatkan keuntungan sendiri berupa keuntungan finansial. Black Hat Hacker biasanya mencari kelemahan dari sebuah system dan akan menerobos masuk sehingga mereka bisa mencuri data pribadi dan melakukan semua hal yang akan memberikan keuntungan pada diri mereka sendiri.
  1. Blue Hat Hacker
Blue hat hacker ini merupakan hacker yang bisa dibilang sebagai hacker yang baik dan hacker yang buruk. Sebagai hacker yang baik yaitu biasanya mereka diminta oleh perusahaan untuk menemukan celah dari website perusahaan sebelum dirilis agar dapat mengetahui apakah website tersebut sudah aman atau belum untuk dirilis. Mereka juga akan bekerja secara professional untuk perusahaan yang bekerja sama dengan mereka. Sedangkan sebagai hacker yang jahat, mereka dapat membalas dendam pribadi dengan melakukan peretasan system keamanan kepada targetnya.
  1. Red Hat Hacker
Red Hat Hacker biasanya bekerja untuk instansi pemerintahan dan bertugas untuk melindungi website pemerintah dan mencari celah dari system keamanan website. Red Hat Hacker juga bertugas untuk mengatasi serangan cyber yang dilakukan oleh Black Hat Hacker. Contohnya yaitu dengan membuat virus atau malware yang bertujuan untuk mengembalikan website yang telah diserang oleh black hat hacker.
  1. Grey Hat Hacker
Grey Hat Hacker merupakan hacker yang meretas system computer tanpa bertujuan untuk kejahatan. Mereka melakukan peretasan hanya untuk bersenang-senang dan bahkan sudah memiliki izin dari situs yang akan di retas. Namun, mereka juga dapat meretas dengan cara yang illegal atau tanpa izin pemilik situs. Grey Hat Hacker akan diberikan imbalan oleh pemilik situs agar mengembalikan situs yang telah mereka retas.
  1. Script Kiddies
Script kiddies merupakan hacker yang terbilang amatir dan kurang berpengalaman. Biasanya mereka menggunakan skrip atau alat yang sudah dibuat oleh hacker lain untuk meretas system keamanan jaringan. Umumnya, mereka hanyalah seorang pemula dalam dunia peretasan yang sering kali hanya menyebabkan kerusakan kecil.
  1. Hacktivists
Hacktivists merupakan sebuah organisasi peretas yang menggunakan serangan di dunia maya yang mempunyai tujuan untuk memengaruhi perubahan dalam dunia politik. Jadi organisasi ini bertujuan untuk memperlihatkan kepada public dan menarik perhatian public agar dapat melihat kepada hal yang diyakini oleh organsasi ini sebagai pelanggaran Hak Asasi Manusia (HAM). Serangan hacktivis mungkin dapat diartikan sebagai percobaan untuk mengungkapkan bukti kesalahan dengan mempublikasikan komunikasi pribadi, gambar atau informasi kepada public.
 
Apakah Serangan Hacker Berbahaya?

Iya, serangan hacker sangatlah berbahaya karena dapat memberikan kerugian yang sangat besar untuk pemilik bisnis. Pada kasus serangan hacker biasanya mereka para hacker akan mencuri data-data bisnis yang penting bahkan informasi data pelanggan yang dapat digunakan untuk kejahatan. Bila data tersebut jatuh di tangan yang salah maka bisnis Anda akan kehilangan kepercayaan dari pelanggan dan dapat merusak citra bisnis yang sudah dibangun bertahun-tahun. Hal ini juga dapat memberikan akibat dari turunnya loyalitas dari pelanggan dan dapat menghancurkan karir bisnis Anda.

Untuk memulihkan data yang hilang dan memperbaiki system keamanan website pasti juga membutuhkan biaya yang mahal sehingga akan menambah pengeluaran perusahaan, hal ini juga bisa disebut sebagai dampak negatif dari serangan hacker
 
Jeni-Jenis Serangan Hacker

Di bawah ini, ada beberapa jenis serangan hacker yang paling umum dijumpai dan perlu diwaspadai, yaitu:
  1. Malware
Serangan yang paling sering digunakan oleh hacker adalah serangan malware melalui software, website, ataupun e-mail yang berbahaya. Mereka akan berhasil meretas system apabila pemiik jaringan mengklik tautan yang mereka kirimkan. Malware tersebut akan otomatis terinstal sehingga akan menyebar ke seluruh jaringan pemilik yang berakibat hacker dapat meretas semua data penting pemilik.
  1. Denial of Service
Untuk jenis serangan ini biasanya menargetkan ke server atau hosting website tertentu. Hacker akan meningkatkan traffic dari website yang menjadi target sampai servernya overload dan menyebabkan pengunjung tidak akan bisa untuk mengakses website. Hal itu pastinya akan menyebab kerugian yang besar bagi pemilik bisnis.
  1. Man in-the-middle
Jenis serangan ini akan menempatkan posisi hacker di jalur komunikasi yang terhubung kepada 2 pengguna untuk mengetahui informasi atau aktivitas yang sedang dilakukan oleh pengguna. Jadi hacker akan mengalihkan informasi yang diperoleh dan memodifikasi informasi tersebut dengan memasukan malware untuk meretas data pribadi pengguna dalam jaringan computer.
  1. Pharming
Untuk serangan ini hampir sama dengan serangan man in-the-middle yaitu juga menempatkan posisi hacker di jalur komukasi yang terhubung kepada 2 pengguna yang bertujuan untuk mengetahui informasi atau aktivitas yang sedang dilakukan oleh pengguna. Mungkin untuk penjelasan sederhananya yaitu hacker seperti menguping interaksi antara 2 pengguna jaringan. Setelah itu hacker akan mengalihkan dan memodifikasi informasi yang diperolah dari pengguna dengan memasukkan malware ke dalam jaringan untuk meretas data.
  1. Brute Force Attack
Jenis serangan ini yaitu menebak kata sandi. Mereka para hacker akan melakukan percobaan secara berulang-ulang dengan mencoba kombinasi yang berbeda untuk menebak kata sandi sampai berhasil mendapatkan kata sandi yang benar. Setelah berhasil, mereka akan masuk ke akun pengguna dan meretas akun tersebut. Serangan ini merupakan serangan yang memakan banyak waktu. Bukan hanya website saja yang di retas, namun akun media sosial juga terkena serangan ini.


 
6 Cara Melindungi Website Anda Dari Serangan Hacker

Berikut adalah cara yang dapat Anda terapkan:
  1. Menggunakan sertifikat SSL
Ini merupakan Langkah pertama yang harus Anda pilih untuk melindungi website Anda. Cara sertifikat SSL ini bekerja yaitu dengan mengenkripsi komunikasi anatara pengguna dengan server Anda sehingga data akan sulit diakses oleh pihak yang tidak berwenang ataupun hacker. Sertifikat SSL merupakan pondasi utama dari suatu website karena dapat memastikan bahwa informasi pribadi atau sensitive, seperti kata sandi ataupun data pribadi pengguna dan data pribadi pelanggan tidak terdeteksi oleh hacker yang ingin meretas website Anda.
  1. Memperbarui system dan aplikasi
Serangan dari hacker dapat terjadi dikarenakan system dan aplikasi yang tidak diperbarui secara berkala dan itu merupakan celah yang dimanfaatkaan oleh hacker dari kerentanan system dan aplikasinya. Maka dari itu, pastikanlah bahwa Anda selalu memperbarui system dan aplikasi.
  1. Menggunakan firewall
Firewall merupakan pertahanan yang pertama untuk anda gunakan dalam melawan serangan hacker. Menggunakan firewall sangatlah penting karena firewall bertugas untuk menyaring keluar masuknya lalu lintas yang ada di internet pada jaringan sehingga bisa mengontrol mana saja yang diperbolehkan untuk masuk dan keluar. Jadi, firewall adalah perisai yang penting untuk membantu dalam melindungi system website Anda.
  1. Membuat kata sandi yang kuat
Memasang kata sandi yang kuat untuk merupakan cara terbaik dalam mengamankan website Anda. Cara ini juga dapat meningkatkan keamanan website dan melindungi data pribadi serta informasi penting pada bisnis Anda. Kata sandi yang kuat biasanya memiliki karakteristik seperti karakter huruf yang Panjang, campuran huruf besar dan kecil, campuran angka dan karakter khusus sehingga jauh lebih sulit ditebak oleh hacker. Jika kita membuat kata sandi yang mudah maka hacker akan mudah dalam meretas website Anda dan menyebabkan kerugian.
  1. Melakukan backup data secara berkala
Backup data dapat diibaratkan seperti salinan dari data penting perusahaan Anda yang dapat dipulihkan jika terjadi serangan oleh hacker yang merusak data asli. Apabila tidak melakukan backup data maka akan berisiko kehilangan data penting perusahaan. Jadi, pastikan Anda melakukan backup data secara berkala.
  1. Menghindari menggunakan aplikasi yang tidak dikenal
Apabila Anda sembarangan menggunakan aplikasi yang tidak dikenal itu sama saja dengan membuka pintu bagi hacker untuk masuk ke dalam jaringan Anda. Aplikasi yang tidak dikenal dapat membuat celah bagi malware yang dapat membahayakan website Anda. Sangatlah penting untuk selalu memeriksa sumber aplikasi sebelum mengunduh atau menginstal dan memastikan bahwa aplikasi berasal dari sumber yang terpecaya dan telah diverifikasi oleh komunitas keamanan online. Cara ini dapat mengurasi resiko website Anda terkena serangan oleh hacker.


 
Itulah 6 cara yang dapat kami bagikan untuk Anda terapkan kepada website Anda agar aman dari serangan hacker. Apabila Anda kesulitan dalam menjaga keamanan website Anda dan ingin meningkatkan kredibilitas bisnis Anda, maka percayakanlah pada Jasa Layanan Pembuatan Wesbite dari Annisadev. Anda juga bisa memiliki website yang baru dan lebih professional dengan mengandalkan Annisadev.