Mengenal Lebih Lengkap Perbedaan Antara Figma Dan Flutter

Saatnya Anda berkolaborasi dengan kami!

Hubungi Kami

Mengenal Lebih Lengkap Perbedaan Antara Figma Dan Flutter

Figma dan Flutter adalah alat yang sering digunakan dalam pengembangan antarmuka pengguna atau ui dan pengalaman pengguna atau UX, tetapi kedua software ini telah memiliki beberapa perbedaan yang fokus dan fungsi yang berbeda. Dimulai dari figma merupakan software berbasis web atau cloud yang digunakan untuk membuat wireframe, mockup, dan prototipe desain antarmuka pengguna. Sedangkan flutter ini framework open source dari google yang digunakan untuk membangun aplikasi mobile, web, dan desktop dengan satu basis kode menggunakan bahasa pemrograman dart. Di artikel ini saya akan membahas tentang perbedaan antara figma dan flutter, yang dimulai dari tujuan hingga fungsi.


Penjelasan Tentang Figma

Figma merupakan sebuah aplikasi berbasis web yang digunakan untuk desain antarmuka pengguna atau ui dan pengalaman pengguna atau ux. Figma ini telah memungkinkan desainer dan pengguna untuk membuat wireframe, mockup, prototipe interaktif, serta mendesain aplikasi atau situs web. Figma ini dikembangkan oleh kedua seorang developer yang bernama dylan field dan evan wallace pada tahun 2012. Figma baru dirilis versi beta pada tahun 2015 dan akhirnya figma telah dirilis secara resmi pada tahun 2016 sebagai platform desain berbasis web pertama yang memungkinkan kolaborasi waktu nyata. Aplikasi figma ini terkenal karena fitur kolaborasi secara real time yang memungkinkan banyak pengguna bekerja pada proyek yang sama secara bersamaan. Figma ini juga aplikasi yang serbaguna dan multiplatform, seperti windows, mac os, linux, hingga perangkat mobile tanpa adanya gangguan dan hambatan. Figma ini selalu digunakan oleh pengguna dan desain ui/ux, pengembang front-end, dan tim produk untuk memastikan hasil desain dapat langsung diimplementasikan.

 

Fungsi Dari Figma

Platform figma ini telah memiliki berbagai fungsi yang membantu desainer, pengembang, dan tim produk dalam proses pembuatan ui/ux yang lebih responsif dan interaktif. Berikut ada beberapa fungsi dari figma:

 
  1. Dapat Melakukan Prototyping

Figma telah memiliki fungsi utama untuk membuat prototipe interaktif untuk memvisualisasikan alur kerja atau navigasi aplikasi. Figma ini juga dapat menambahkan transisi, animasi, dan interaksi tanpa perlu menulis kode dan ini sangat berguna untuk mempresentasikan ide kepada klien dan stakeholder.

 
  1. Dapat Berkolaborasi Antara Tim Dan Pengguna

Platform figma ini juga dapat mendukung kolaborasi secara real time yang telah memungkinkan banyak orang bekerja pada satu file secara bersamaan. Di figma juga memiliki fitur komentar memungkinkan tim untuk memberikan feedback langsung di dalam file desain dan ini sangat cocok untuk tim yang bekerja jarak jauh atau lintas departemen.

 
  1. Dapat Mempresentasikan Proyek Di Antara Pengguna

Platform figma ini dapat mempermudah melakukan proses handoff dari desainer ke developer dengan fitur seperti pengukuran otomatis, spesifikasi css, dan ekspor aset. Platform figma juga dapat membantu developer untuk memahami desain dengan detail untuk diimplementasikan dalam kode.

 
  1. Dapat Berintegrasi Dengan Berbagai Alat Lain

Figma ini juga dapat terhubung dengan berbagai alat seperti slack, jira, dan plugin pihak ketiga untuk meningkatkan alur kerja. Figma juga mampu ekspor desain ke format seperti png, svg, hingga pdf, dan dapat langsung diimpor ke alat pengembangan seperti flutter dan react.

 
  1. Membuat UI Yang Lebih Stabil Dan Fleksibel

Platform figma juga dapat membuat wireframe, mockup, dan desain antarmuka untuk aplikasi atau situs web. Figma juga dapat mendukung desain responsif untuk berbagai perangkat desktop, tablet, dan mobile. Figma telah menyediakan berbagai fitur komponen yang bisa digunakan kembali, seperti tombol, ikon, dan elemen antarmuka lainnya.

 

Beberapa Manfaat Utama Dari Figma

Platform figma telah memiliki berbagai manfaat utama yang menjadikannya platform ini menjadi pilihan populer di kalangan desainer dan tim produk. Berikut ada beberapa manfaat utama dari figma:

 
  1. Aplikasi Yang Berbasis Cloud

Figma merupakan sebuah platform yang berbasis dan desainnya dapat tersimpan secara otomatis di cloud, sehingga ini dapat mudah diakses dari mana saja dan kapan saja tanpa khawatir kehilangan data. Figma ini tidak memerlukan instalasi software khusus karena platform ini bisa dijalankan di browser.

 
  1. Platform Yang Sangat Multiplatform

Figma ini juga dapat digunakan di berbagai perangkat dan sistem operasi, termasuk windows, mac os, linux, dan bahkan perangkat mobile. Platform figma ini tidak perlu khawatir tentang kompatibilitas antar perangkat digital.

 
  1. Komponen Yang Dapat Digunakan Kembali

Beberapa komponen komponen yang dibuat di platform figma juga dapat digunakan kembali di berbagai bagian proyek. Jika ada beberapa komponen diperbarui, semua instance terkait akan otomatis diperbarui, sehingga menghemat waktu.

 
  1. Dapat Melakukan Prototipe Yang Sangat Interaktif

Platform figma ini juga dapat membuat simulasi aplikasi dengan transisi dan interaksi untuk menunjukkan alur kerja dan navigasi. Platform figma ini tidak memerlukan coding untuk membuat prototipe

 
  1. Platform Yang Sangat Hemat

Platform figma telah memiliki beberapa fitur kolaborasi bawaan. Figma ini akan menghilangkan kebutuhan akan alat tambahan untuk komunikasi atau berbagi file dan semua fitur penting telah tersedia dalam satu platform.

 
  1. Dapat Melakukan Kolaborasi Secara Real Time

Figma juga telah memungkinkan banyak pengguna untuk bekerja pada satu desain secara bersamaan yang mirip dengan google docs untuk dokumen. Semua perubahan ini dapat terlihat secara langsung tanpa perlu mengirim file bolak balik dan memiliki fitur komentar terintegrasi mempermudah diskusi desain dalam satu tempat.

 
  1. Platform Gratis

Platform figma telah menyediakan yang versi gratis dengan fitur lengkap untuk individu atau tim kecil. Platform ini sangat cocok untuk pemula yang ingin mempelajari desain ui/ux tanpa biaya tambahan.

 
  1. Memiliki Desain Yang Sangat Fleksibel

Platform figma telah mendukung desain responsif, memungkinkan desainer membuat antarmuka untuk berbagai ukuran layar berupa desktop, tablet, dan mobile. Figma  telah memiliki fitur utama berupa auto layout yang dapat membantu mengatur tata letak desain dengan fleksibilitas yang lebih tinggi.

 

Beberapa Fitur Fitur Yang Ada Di Figma

Figma telah memiliki fitur fitur utama yang dapat memudahkan pengguna dan desainer untuk membuat ui/ux yang lebih interaktif dan responsif. Berikut ada beberapa fitur fitur di figma:

 
  1. Auto Layout

Fitur utama dari figma berupa auto layout yang digunakan untuk membantu mendesain elemen yang responsif secara otomatis. Fitur ini juga dapat menyesuaikan tata letak berdasarkan ukuran konten atau perangkat target dan sangat cocok untuk membuat desain fleksibel seperti tabel, daftar, dan form.

 
  1. Design System

Fitur design system telah menyediakan library komponen yang dapat digunakan oleh seluruh tim. Fitur ini juga dapat menjaga konsistensi desain dengan warna, tipografi, dan elemen visual yang terorganisir, dan dapat mendukung pembaruan global perubahan pada library akan mempengaruhi seluruh file yang menggunakannya.

 
  1. Plugin

Fitur plugin telah mendukung berbagai plugin untuk mempercepat proses desain, seperti Iconify yang digunakan untuk menambahkan ikon langsung ke proyek, unsplash yang digunakan untuk menambahkan gambar stok berkualitas tinggi, dan contrast memeriksa aksesibilitas warna. Fitur plugin telah menyediakan widget yang dapat digunakan untuk manajemen proyek atau kebutuhan spesifik lainnya.

 
  1. Fitur Cross Platform

Platform figma ini berbasis cloud sehingga dapat digunakan di berbagai sistem operasi windows, mac os, dan linux. Fitur ini dapat mendukung akses melalui browser tanpa instalasi perangkat lunak tambahan.

 
  1. Fitur Frame Dan Grid

Fitur ini telah memungkinkan pengguna untuk mengatur elemen desain dengan tata letak grid. Fitur ini juga dapat membantu mendesain UI yang rapi dan konsisten, terutama untuk desain responsif.

 
  1. Fitur Kolaborasi

Fitur ini digunakan untuk menambah beberapa pengguna dan desainer untuk bekerja pada satu desain secara bersamaan. Fitur kolaborasi telah memiliki fitur komentar terintegrasi untuk memberikan masukan langsung di dalam desain dan setiap perubahan terlihat secara instan tanpa perlu menyinkronkan file.

 
  1. Fitur Export

Fitur export telah memiliki dukungan ekspor ke format gambar dan vektor berupa png, jpg, svg, pdf, dan fitur ini dapat berintegrasi dengan alat lain seperti slack, jira, dan zeplin untuk alur kerja yang lebih mulus

 

Kelebihan Dan Kekurangan Pada Platform Figma

Platform figma ini telah memiliki kelebihan dan kekurangan yang digunakan oleh pengguna dan desainer dalam membangun ui/ux yang lebih responsif. Berikut ada beberapa kelebihan dan kekurangan pada platform figma:

 

Kelebihan Figma

  1. Multi Platform

Figma ini bisa digunakan di berbagai perangkat, seperti windows, mac os, linux, dan perangkat mobile. Figma ini tidak memerlukan kompatibilitas perangkat khusus.

 
  1. Memiliki Fitur Prototype Yang Lebih Interaktif

Figma ini juga dapat membuat prototipe interaktif tanpa perlu alat tambahan dan memiliki simulasi navigasi dan animasi antar layar dengan mudah.

 
  1. Memiliki Fitur Auto Layout

Figma ini dapat memudahkan pembuatan desain yang responsif dan fleksibel dan dapat menyesuaikan tata letak elemen secara otomatis berdasarkan ukuran konten.

 
  1. Memiliki Banyak Ekosistem Plugin

Figma telah memiliki banyak plugin yang tersedia untuk menambah fungsionalitas, seperti akses gambar, ikon, dan pemeriksaan aksesibilitas.

 
  1. Memiliki Design System

Platform figma telah mendukung dalam pembuatan dan penggunaan library komponen untuk menjaga konsistensi desain dalam tim dan memiliki library yang dapat diperbarui secara global.

 
  1. Memiliki Komponen Berbagai Desain

Figma telah memiliki beberapa komponen desain dapat digunakan kembali  yang dapat menjaga konsistensi dan menghemat waktu dan dukungan yang sangat variasi komponen untuk fleksibilitas dalam desain.

 
  1. Aplikasi Yang Berbasis Cloud

Aplikasi figma ini berbasis cloud yang tidak perlu instalasi perangkat lunak, sehingga ini dapat diakses langsung melalui browser dan semua data akan tersimpan di cloud dan mudah diakses dari mana saja.

 

Kekurangan Figma

  1. Memiliki Keterbatasan Fitur Versi Gratis

Di versi gratis figma telah memiliki batasan pada jumlah proyek atau file tertentu untuk kolaborasi tim dan untuk fitur lanjutan, seperti analitik dan kontrol akses lebih rinci, hanya tersedia di versi berbayar saja.

 
  1. Sangat Bergantung Pada Penyimpanan Storage

Platform figma tidak mendukung penyimpanan offline meskipun figma ada versi aplikasi yang di desktop tetapi filenya akan tetap tersimpan di cloud. Hal ini bisa menjadi masalah jika terjadi gangguan server.

 
  1. Memiliki Plugin Yang Terbatas

Meskipun figma telah memiliki banyak plugin yang tersedia tetapi ada beberapa pengguna merasa kurang fleksibel dalam membuat plugin khusus.

 
  1. Sangat Bergantung Terhadap Internet

Karena platform ini berbasis cloud figma masih memerlukan koneksi internet untuk digunakan dan jika jaringan lambat atau tidak stabil, pengalaman pengguna bisa terganggu.

 
  1. Kinerja Sangat Melambat Dalam Membangun Proyek Berskala Besar

Disaat anda sedang mengerjakan file yang sangat besar dan kompleks, kinerja platform figma ini dapat melambat.

 

Penjelasan Tentang Flutter

Flutter merupakan sebuah framework yang bersifat open source yang dikembangkan oleh perusahaan google untuk membangun aplikasi ui/ux secara cepat dan efisien. flutter ini telah didirikan pada tahun 2017 dalam versi betanya dan di rilis secara resmi pada tahun 2018. Dengan adanya platform flutter ini developer dapat membuat aplikasi cross platform android, ios, web, desktop yang menggunakan satu basis kode. Flutter ini telah menggunakan bahasa pemrograman dart yang juga dikembangkan oleh google untuk memiliki kemudahan dalam pembuatan antarmuka pengguna dan memiliki performa tinggi karena dikompilasi langsung menjadi kode asli atau native code. 

 

Fungsi Dari Flutter

Flutter telah memiliki beberapa fungsi utama untuk membangun aplikasi lintas platform atau cross platform yang dapat dijalankan di berbagai perangkat, seperti android, ios, web, dan desktop, dengan menggunakan satu basis kode yang sama. Berikut ada beberapa fungsi utama dari platform flutter:

 
  1. Dapat Membuat UI Semakin Bagus

Flutter ini telah dilengkapi dengan berbagai widget yang memungkinkan pengembang untuk membuat desain aplikasi yang interaktif dan responsif. UI ini dapat disesuaikan dengan bebas dan memberikan kebebasan penuh dalam mendesain antarmuka pengguna.

 
  1. Dapat Mengembangkan Aplikasi Di Berbagai Jenis

Dengan adanya flutter ini developer dapat membuat aplikasi untuk perangkat mobile smartphone dan tablet, aplikasi web, serta aplikasi desktop, seperti windows, mac os, dan linux yann semua dengan satu basis kode program.

 
  1. Dapat Membangun Aplikasi Multi Platform

Flutter ini telah memungkinkan developer untuk menulis satu kode yang dapat dijalankan di berbagai platform, seperti android, ios, web, dan desktop. Flutter ini juga dapat menghemat waktu dan biaya karena tidak perlu menulis kode terpisah untuk setiap platform.

 
  1. Flutter Telah Memiliki Performa Yang Tinggi

Flutter ini dapat dikompilasi secara langsung menjadi kode mesin atau native code, sehingga ini menjadi aplikasi yang dihasilkan memiliki performa yang mendekati aplikasi yang dibuat secara native untuk platform tertentu, seperti android dan ios.

 

Manfaat Penggunaan Flutter

Flutter telah memiliki beberapa manfaat yang dapat digunakan untuk meningkatkan kemampuan dalam membangun ui/ux dan dapat  mempermudah setiap pengguna. Berikut ada beberapa manfaat penggunaan dari platform flutter:

 
  1. Memiliki Performa Yang Sangat Tinggi

Flutter dapat mengkompilasi langsung menjadi kode native yang telah memungkinkan aplikasi yang dibangun menggunakan platform flutter untuk memiliki performa yang sangat tinggi, hampir setara dengan aplikasi yang dikembangkan khusus untuk platform tersebut atau native.

 
  1. Dapat Dengan Mudah Dipelajari

Flutter telah menggunakan bahasa pemrograman dart untuk mudah dipelajari, terutama bagi developer dan desainer yang sudah familiar dengan bahasa pemrograman berbasis objek seperti java, c#, dan javascript.

 
  1. Memiliki Berbagai Akses Plugin

Platform flutter ini telah menyediakan banyak plugin dan paket yang telah memungkinkan developer untuk menambahkan berbagai fungsionalitas tambahan ke dalam aplikasi, seperti integrasi api, autentikasi, dan masih banyak lagi.

 
  1. Membuat Pengembangan Semakin Cepat

Platform flutter telah memungkinkan developer untuk melihat perubahan kode secara langsung tanpa merestart aplikasi. Hal ini dapat mempercepat siklus pengembangan dan pengujian, serta mempermudah eksperimen dan iterasi pada desain ui.

 
  1. Memiliki Dukungan Komunitas Yang Luas

Flutter ini telah memiliki komunitas pengembang yang besar dan aktif, serta dokumentasi yang lengkap. Hal ini dapat memudahkan developer untuk menemukan solusi dan berbagi pengetahuan yang dapat mempercepat pengembangan aplikasi.

 
  1. Memiliki Konsistensi Pada UI Di Berbagai Platform

Platform flutter telah memungkinkan developer untuk menciptakan pengalaman pengguna yang konsisten di berbagai perangkat dan platform karena memiliki kontrol penuh ada pada desain dan render ui.

 

Beberapa Fitur Fitur Di Flutter

Flutter telah menyediakan berbagai fitur yang dapat memudahkan developer dalam membangun aplikasi lintas platform dengan performa tinggi dan antarmuka pengguna yang menarik. Berikut ada beberapa fitur fitur di platform flutter:

 
  1. Platform Yang Memiliki Performa Yang Sangat Tinggi

Flutter dapat melakukan kompilasi kode program ke dalam kode native yang dapat  menghasilkan performa hampir setara dengan aplikasi native seperti java dan kotlin di android dan swift atau objective c di ios. Hal ini dapat memastikan bahwa aplikasi yang dibangun dengan flutter dapat berjalan dengan lancar dan responsif.

 
  1. Dapat Mempermudah Animasi Kustom

Flutter ini dapat mempermudah pembuatan animasi kustom dengan berbagai widget dan alat animasi yang tersedia. Developer dapat membuat animasi yang halus dan dinamis, seperti transisi halaman dan efek responsif pada berbagai elemen ui dengan sedikit usaha.

 
  1. Fitur Platform Channel

Fitur ini digunakan untuk berkomunikasi dengan kode native seperti java atau kotlin di android dan swift atau objective c di ioc. Hal ini telah memungkinkan developer untuk memanfaatkan kode dan api khusus platform yang tidak tersedia secara langsung di flutter.

 
  1. Fitur Flutter Devtools

Fitur ini digunakan sebagai alat debugging dan profiling yang terintegrasi dengan ide, yang dapat memungkinkan developer untuk menganalisis performa aplikasi, memeriksa penggunaan memori, dan mendebug masalah dengan lebih efisien.

 
  1. Fitur Testing Framework

Fitur ini telah menyediakan framework pengujian atau testing secara lengkap untuk aplikasi, yang mencakup pengujian unit, pengujian widget, dan pengujian integrasi. Hal ini membantu memastikan bahwa aplikasi berjalan dengan baik dan bebas dari bug.

 
  1. Fitur Responsive Layout

Fitur ini dapat memudahkan pembuatan layout responsif yang dapat menyesuaikan tampilan aplikasi di berbagai ukuran layar, baik di smartphone, tablet, maupun desktop. Dengan penggunaan widget seperti flex, expanded, dan mediaquery, developer dapat membuat antarmuka yang adaptif untuk perangkat apa pun.

 
  1. Fitur PUB Dev

Fitur ini digunakan untuk membuat repositori paket dan plugin untuk flutter dan dart yang telah menyediakan berbagai berbagai library dan plugin yang dapat digunakan untuk menambahkan fungsionalitas tambahan pada aplikasi, seperti autentikasi, komunikasi API, dan integrasi dengan layanan pihak ketiga.

 

Kelebihan dan Kekurangan Pada Flutter

Meskipun flutter ini telah memiliki banyak kelebihan dalam membangun aplikasi ui/ux tetapi ada juga kekurangan pada platform ini seperti semua teknologi, juga memiliki beberapa kekurangan. Berikut ada beberapa kelebihan dan kekurangan pada platform flutter:

 

Kelebihan Flutter

  1. Membangun Desain UI Yang Lebih Fleksibel

Platform flutter telah menyediakan berbagai widget yang dapat disesuaikan, memungkinkan pengembang untuk membuat ui yang interaktif dan menarik sesuai kebutuhan. 

 
  1. Memiliki Dukungan Terhadap Desain Pada Animasi

Platform flutter ini telah memungkinkan developer untuk membuat animasi dan grafis yang halus dan kompleks dengan mudah, menggunakan berbagai fitur animasi yang tersedia dalam framework.

 
  1. Flutter Telah Memiliki Dukungan Komunitas Yang Luas

Flutter ini telah memiliki banyak komunitas developer yang besar dan aktif, serta dokumentasi yang lengkap dan mudah dipahami. Ini memudahkan pengembang untuk belajar, berbagi pengetahuan, dan mencari solusi dari masalah yang dihadapi.

 

Kekurangan Flutter

  1. Ukuran Platform Yang Sangat Besar
    Aplikasi yang dibangun dengan oleh platform flutter ini lebih cenderung memiliki ukuran file yang lebih besar dibandingkan aplikasi native. Hal ini disebabkan oleh kebutuhan untuk menyertakan mesin flutter dan berbagai library di dalam aplikasi.

 
  1. Kurang Dukungan Terhadap Library

Meskipun Platform flutter ini telah memiliki banyak plugin yang tersedia di pub.dev, namun beberapa library danu fitur tertentu yang tersedia di platform native mungkin tidak sepenuhnya didukung di flutter dan mungkin ini lebih memerlukan pengembangan lebih lanjut.

 

Perbedaan Antara Figma Dan Flutter

Figma dan flutter merupaka kedua platform yang selalu digunakan dalam pengembangan aplikasi ui/ux,wireframe, dan mockup tetapi memiliki tujuan dan fungsi yang sangat berbeda. Berikut ada beberapa perbedaan antara figma dan flutter:

 
  1. Penggunaan

  • Figma

Figma ini telah digunakan oleh desainer dan pengguna untuk membuat desain ui dan prototipe aplikasi atau situs web. Desainer dapat membuat elemen visual seperti tombol, form, layout, dan animasi, serta membagikan prototipe kepada tim untuk feedback.

  • Flutter

Flutter ini dapat digunakan oleh developer aplikasi untuk membuat aplikasi nyata, yaitu untuk membangun aplikasi yang bisa dijalankan di perangkat android, ios, dan platform lainnya. Flutter ini dapat membantu developer untuk menulis kode aplikasi dan menghasilkan ui yang berdasarkan desain yang telah dibuat.

  1. Tujuan

  • Figma

Figma adalah alat desain antarmuka pengguna ui/ux yang berbasis web yang digunakan untuk merancang dan membuat prototipe aplikasi dan situs web.

  • Flutter

Flutter merupakan sebuah framework pengembangan aplikasi lintas platform yang digunakan untuk membangun aplikasi mobile seperto android, ios, web, dan desktop menggunakan satu basis kode.

  1. Output

  • Figma

Output dari platform figma ini menjadi desain yang lebih statis dan memiliki prototipe interaktif yang menunjukkan bagaimana aplikasi atau situs web seharusnya terlihat lebih berfungsi dan dapat di eksport sebagai png, svg, dan pdf.

  • Flutter

Output dari platform flutter ini menjadi aplikasi nyata yang dapat dijalankan di perangkat dan browser. Aplikasi yang dibangun dengan platform flutter dapat dikompilasi menjadi kode native dan dijalankan di android, ios, dan berbagai platform lainnya.

 

Kesimpulan

Figma ini berfungsi sebagai alat untuk merancang dan membuat prototipe aplikasi, sedangkan flutter digunakan untuk membangun aplikasi tersebut berdasarkan desain yang sudah disiapkan di Figma. Keduanya sering digunakan bersama dalam proses pengembangan aplikasi, dengan Figma menyediakan desain visual dan Flutter mengimplementasikannya dalam kode yang berjalan di berbagai platform. Nah di artikel ini saya sudah selesai menjelaskan lebih lengkap tentang perbedaan antara figma dan flutter.