Mengapa Google AMP Penting untuk SEO dan Kecepatan Halaman

Saatnya Anda berkolaborasi dengan kami!

Hubungi Kami

Mengapa Google AMP Penting untuk SEO dan Kecepatan Halaman

Apa Itu AMP

Sejak diluncurkan pada tahun 2016, Google AMP (Accelerated Mobile Pages) telah meningkatkan kinerja web secara signifikan, dengan lebih dari 25 juta domain yang mengadopsinya untuk meningkatkan kecepatan muat halaman web di perangkat mobile. Teknologi ini memungkinkan elemen HTML, JavaScript, dan CSS dioptimalkan untuk memuat halaman web lebih cepat di perangkat mobile, yang sangat membantu pengguna mobile, terutama dalam situasi di mana kecepatan internet lambat atau tidak stabil. Dengan menyederhanakan cara halaman web disusun, AMP mengurangi waktu pemuatan dengan memastikan bahwa hanya komponen penting seperti teks dan gambar dimuat, tanpa skrip atau media tambahan yang dapat memperlambat proses.

Pada November 2024, sekitar 0,2% dari semua situs web W3TECHS menggunakan AMP. Hal ini Merupakan jumlah yang agak kecil dibandingkan dengan dominasi HTML konvensional. Hal ini mungkin menunjukkan pergeseran menuju metode optimasi web lainnya, seperti desain responsif dan Core Web Vitals, yang memberikan fleksibilitas tanpa batas untuk desain web AMP terhubung. Namun, AMP tetap menawarkan banyak keuntungan, terutama bagi penerbit dan situs berita yang mengutamakan kecepatan dan visibilitas mobile. Karena Google meningkatkan peringkat halaman yang cepat dimuat, AMP juga membantu SEO, terutama di era indeksasi mobile-first.

Namun, AMP memiliki beberapa kekurangan, terutama yang berkaitan dengan fleksibilitas desain situs web. Karena halaman AMP di hosting di server Google, backlink ke versi AMP tidak memberikan keuntungan langsung pada domain situs asli, yang dapat mengurangi keuntungan SEO dari tautan eksternal. Selain itu, konten yang ditampilkan melalui AMP mungkin tidak memiliki kustomisasi dan potensi branding yang sama seperti halaman web normal.

Bisnis dan pengelola situs web harus mempertimbangkan manfaat dan kekurangan AMP saat memutuskan untuk menggunakannya. Desain responsif yang mengoptimalkan kecepatan halaman tanpa AMP mungkin merupakan metode yang lebih fleksibel dan tahan lama untuk situs web baru.
 

Kenapa AMP penting 

Peningkatan pengalaman pengguna atau user experience adalah salah satu keuntungan utama menggunakan Google AMP. Perangkat seluler telah meningkatkan efisiensi dan kecepatan pencarian. Halaman berformat AMP memuat jauh lebih cepat daripada halaman web biasa, yang membutuhkan sekitar 22 detik, menurut Rudy Galfi, Manajer Produk AMP Project. AMP sangat efektif dalam menarik dan mempertahankan pengunjung ke blog dan landing page karena lebih dari 50% pengunjung situs biasanya menghabiskan kurang dari 15 detik sebelum berpindah halaman. Selain itu, banyak pengguna di seluruh dunia lebih sering melakukan pencarian melalui ponsel daripada melalui komputer.

Peningkatan visibilitas konten adalah keuntungan tambahan AMP. Dengan ikon petir sebagai penanda, konten AMP muncul di bagian atas hasil pencarian Google. Tata letak dan desain unik konten AMP membuatnya lebih mudah dikenali dan menarik pengguna yang sedang mencari informasi. Akibatnya, lebih banyak klik dan peningkatan lalu lintas ke situs dapat dicapai.

 

Bagaimana Cara Kerja Google AMP

AMP bekerja dengan cara mengurangi elemen-elemen kompleks pada halaman web yang dapat memperlambat waktu pemuatan, terutama di perangkat seluler. Pendekatan ini tidak hanya mengoptimalkan kecepatan pemuatan halaman tetapi juga meningkatkan pengalaman pengguna secara keseluruhan. Berikut adalah penjelasan lebih lanjut tentang cara kerjanya:

  1. HTML Sederhana
    AMP menggunakan versi HTML yang lebih ringan dan terstruktur, yang dikenal dengan nama HTML AMP. Versi ini dirancang khusus untuk meningkatkan performa, dengan pembatasan ketat pada penggunaan JavaScript dan elemen-elemen lain yang dapat memperlambat halaman. Dengan HTML yang lebih efisien, halaman dapat di render lebih cepat di perangkat seluler.

  2. Komponen AMP yang Dioptimalkan 
    AMP menyediakan berbagai komponen siap pakai yang sudah dioptimalkan untuk performa tinggi. Komponen-komponen ini termasuk gambar, video, dan iklan, yang diatur untuk dimuat lebih cepat tanpa mengorbankan kualitas. Misalnya, gambar AMP dimuat hanya ketika berada dalam jangkauan tampilan layar, mengurangi beban pada jaringan dan mempercepat waktu pemuatan halaman secara keseluruhan.

  3. AMP Cache
    Salah satu kunci keberhasilan AMP adalah penggunaan AMP Cache, sebuah Content Delivery Network (CDN) yang menyimpan salinan halaman AMP yang telah di-cache dan dioptimalkan sebelumnya. Ketika pengguna mengunjungi halaman AMP, AMP Cache menyajikan salinan yang telah disederhanakan dan dioptimalkan, mengurangi waktu pemuatan halaman dan memastikan kinerja yang lebih baik bahkan dengan koneksi internet yang lambat.

  4. Pustaka JavaScript Khusus (AMP JS)
    AMP menggunakan pustaka JavaScript khusus, yang disebut AMP JS, untuk menangani pengelolaan pemuatan elemen-elemen halaman. AMP JS memungkinkan pemuatan sumber daya secara asinkron, yang berarti elemen-elemen seperti gambar, skrip, dan media lainnya dimuat tanpa menghalangi rendering konten utama halaman, sehingga mempercepat keseluruhan proses pemuatan halaman.

  5. Validasi dan Kepatuhan Standar
    Setiap halaman AMP harus mengikuti pedoman yang ketat dan melalui proses validasi untuk memastikan bahwa halaman tersebut mematuhi standar kecepatan dan performa yang telah ditetapkan. Proses validasi ini membantu menjamin bahwa semua halaman AMP yang diterbitkan di web tetap dioptimalkan untuk memberikan pengalaman pengguna yang konsisten, cepat, dan bebas gangguan.

  6. Pengaruh pada SEO
    Halaman berformat AMP sering kali mendapat prioritas lebih tinggi dalam hasil pencarian Google, terutama untuk pencarian melalui perangkat seluler. Hal ini terjadi karena AMP dirancang untuk memberikan pengalaman pengguna yang lebih baik dengan waktu muat yang lebih cepat, yang juga berpengaruh positif terhadap peringkat SEO. Konten AMP yang muncul di bagian atas hasil pencarian Google, dengan ikon petir yang menandakan kecepatan pemuatan tinggi, memiliki potensi untuk meningkatkan klik dan lalu lintas situs.

Dengan mengintegrasikan elemen-elemen ini, AMP tidak hanya menjamin halaman yang lebih cepat dimuat, tetapi juga membantu situs Anda mendapatkan lebih banyak perhatian dari pengguna yang mengutamakan kecepatan dan kenyamanan saat menjelajah melalui perangkat seluler. Dengan demikian, AMP membantu menciptakan pengalaman browsing yang lebih lancar dan lebih efisien.

 

Mode Templet Google AMP

Ada banyak plugin AMP yang mendukung Google AMP (Accelerated Mobile Pages) pada platform WordPress, yang membantu pengelola situs menerapkan teknologi ini dengan lebih cepat dan mudah. Pengguna dapat menyesuaikan penggunaan AMP sesuai dengan kebutuhan situs mereka dengan mode template siap pakai yang disediakan oleh plugin AMP ini. Penjelasan lebih lanjut tentang tiga mode template utama yang tersedia dapat ditemukan di sini:

  1. Mode Standar: Mode ini ideal bagi situs yang ingin sepenuhnya mengimplementasikan Google AMP. Dalam mode ini, setiap halaman yang ada di situs hanya memiliki satu versi AMP. Plugin AMP secara otomatis mengonversi halaman HTML biasa menjadi halaman AMP yang dioptimalkan, memastikan bahwa halaman dimuat dengan cepat pada perangkat mobile. Ini meningkatkan kecepatan pemuatan halaman, meningkatkan pengalaman pengguna dan memberi pengguna lebih banyak pilihan.

  2. Mode Tradisional: Jika situs web ingin mempertahankan halaman HTML tradisional mereka tetapi tetap mengintegrasikan versi AMP, mereka akan menggunakan mode transisional. Dalam mode ini, situs web akan menyediakan dua versi halaman antara lain, satu versi AMP dan satu versi HTML biasa. Melalui URL, pengunjung dapat memilih salah satunya dengan menambahkan akhiran seperti /amp atau /?amp=1. Mode ini memungkinkan pengelola situs untuk memperkenalkan AMP secara bertahap tanpa mengubah struktur situs secara signifikan. Selain itu, mode ini memungkinkan pengelola situs untuk melacak kinerja AMP dan melakukan optimasi seiring berjalannya waktu.

  3. Mode Render: Mode pembaca adalah pilihan yang baik untuk situs dengan desain yang lebih rumit dan menantang untuk mengkonversi halaman menjadi versi AMP yang sepenuhnya sesuai dengan standar Google. Mode ini akan mengonversi halaman menjadi format AMP yang sangat berbeda dari desain asli situs, tetapi halaman tetap dimuat dengan cepat, yang sangat bermanfaat bagi pengguna mobile.

Pemilik situs WordPress dapat mengintegrasikan teknologi AMP sesuai dengan kebutuhan dan preferensi mereka dengan memilih salah satu dari tiga mode ini. Mode standar menawarkan pengalaman AMP yang murni dan optimal, mode transisional memberikan fleksibilitas bagi pengelola situs, dan mode pembaca menawarkan solusi untuk situs yang sulit untuk dikonversi secara penuh. Implementasi AMP mempercepat pemuatan halaman dan dapat meningkatkan peringkat SEO dan pengalaman pengguna.

 

Manfaat Dari Google AMP

  1. Membuat Website Anda Menjadi lebih Cepat Dalam Pemuatan 
    Salah satu keunggulan utama AMP adalah kemampuannya untuk mempercepat pemuatan halaman web secara signifikan. Ini sangat membantu meningkatkan pengalaman pengguna karena halaman web yang menggunakan AMP dapat dimuat hampir secara instan di perangkat mobile. Dengan demikian, pengguna tidak perlu menunggu lama untuk mengakses konten, yang sangat penting mengingat sebagian besar pengguna cenderung meninggalkan halaman jika waktu muat terlalu lama. Dengan waktu pemuatan yang lebih cepat, AMP juga membantu mengurangi tingkat bounce rate persentase pengunjung yang meninggalkan situs sebelum berinteraksi lebih jauh dan meningkatkan tingkat retensi pengguna karena pengguna lebih cenderung tinggal dan menjelajahi lebih banyak.

  2. Meningkatkan SEO
    Dalam menentukan peringkat hasil pencarian, Google dan mesin pencari lainnya mempertimbangkan kecepatan pemuatan halaman. Halaman yang dimuat dengan cepat menawarkan pengalaman pengguna yang lebih baik, yang pada akhirnya menjadi komponen penting dalam algoritma pencarian. Dengan menerapkan AMP, situs web Anda dapat memperoleh peringkat SEO yang lebih baik, yang berarti konten Anda akan lebih mudah ditemukan oleh pengguna yang menggunakan pencarian organik. Ini tidak hanya meningkatkan visibilitas situs Anda tetapi juga menarik lebih banyak lalu lintas ke situs Anda, yang pada gilirannya dapat mendorong lebih banyak orang untuk membeli barang atau jasa yang Anda tawarkan.

  3. Memberikan Pengalaman Pengguna yang Lebih Baik
    Halaman web merespons interaksi pengguna dengan lebih cepat dengan AMP. Kecepatan pemuatan yang cepat ini memungkinkan pengguna mengakses dan berinteraksi dengan konten secara instan. Ini meningkatkan pengalaman pengguna secara keseluruhan, yang penting untuk menjaga kepuasan pengunjung. Ketika pengguna memiliki pengalaman yang lebih cepat dan mudah, mereka lebih cenderung untuk melakukan hal-hal yang mereka inginkan, seperti berlangganan atau membeli sesuatu, yang meningkatkan tingkat konversi situs Anda. Dengan kata lain, AMP tidak hanya mempercepat pemuatan halaman tetapi juga meningkatkan hubungan antara pengguna dan situs web Anda.

  4. Dukungan Media Sosial yang Baik
    Banyak platform media sosial terkemuka, seperti Facebook dan Twitter, saat ini mendukung format AMP, yang berarti konten dimuat dengan lebih cepat dan lancar di perangkat pengguna saat dibagikan di media sosial. Kecepatan pemuatan ini meningkatkan pengalaman pengguna saat membuka tautan dibagikan dan mengurangi kemungkinan pengunjung meninggalkan halaman karena waktu pemuatan yang lama. AMP yang diperbarui memungkinkan Anda untuk menjangkau lebih banyak orang dan memperluas eksposur konten Anda. Akibatnya, ini dapat meningkatkan interaksi dan keterlibatan audiens Anda di media sosial, yang meningkatkan jangkauan merek Anda dan meningkatkan kemungkinan untuk menarik audiens baru.
     

Kelebihan AMP

  1. Membuat Loading Lebih Cepat
    Dengan AMP, waktu yang dibutuhkan untuk membuat halaman dapat dipercepat secara signifikan, memberikan pengalaman pengguna yang jauh lebih baik bagi pengunjung situs. Hal ini sangat penting dalam dunia digital saat ini, di mana pengguna seringkali tidak mau menunggu lebih dari beberapa detik untuk memuat halaman. Pengalaman pengguna yang cepat ini mengurangi tingkat bounce rate atau pengunjung yang meninggalkan halaman sebelum sempat berinteraksi dengan konten, serta mengurangi kenyamanan.

  2. Gratis dan  Mudah Digunakan
    Selain itu, AMP sangat terbuka dan gratis. Google AMP gratis untuk digunakan oleh siapa saja tanpa biaya, yang sangat menarik bagi pemilik situs yang memiliki anggaran yang berbeda. Selain itu, AMP memiliki plugin untuk platform seperti WordPress, yang membuat integrasi ke dalam situs web yang sudah ada lebih mudah. Ini memungkinkan pemilik situs yang berpengalaman dan baru memanfaatkan teknologi AMP tanpa kesulitan atau biaya yang tinggi. Oleh karena itu, AMP memberi semua orang kesempatan untuk memanfaatkan manfaatnya, terutama dalam hal meningkatkan hasil pencarian mesin telusur, mempercepat pemuatan halaman, dan meningkatkan pengalaman pengguna secara keseluruhan.

  3. Tidak Membebani Server
    Kemampuannya untuk mengurangi beban server situs adalah salah satu keunggulan AMP yang sangat penting. Semakin banyak pengunjung yang mengunjungi situs, semakin besar kemungkinan server terbebani, terutama pada situs dengan banyak lalu lintas. Dengan AMP, halaman yang dikunjungi pengunjung disajikan dalam bentuk cache yang tersimpan di indeks mesin pencari, khususnya Google, ketika pengunjung mengakses situs melalui perangkat mereka. Ini mengurangi beban server, membuat situs tetap stabil dan lancar meskipun banyak pengunjung sekaligus. membuat AMP pilihan terbaik untuk situs yang memiliki banyak pengguna dan ingin memiliki kinerja terbaik tanpa khawatir tentang beban server.

  4. Meningkatkan Pengalaman Pengguna User Experience
    Kemampuan Google AMP untuk meningkatkan pengalaman pengguna secara signifikan adalah salah satu keuntungan terbesarnya. Proses memuat situs web yang lebih cepat memungkinkan pengguna mendapatkan konten atau informasi yang mereka cari dalam waktu yang lebih singkat, yang menghasilkan pengalaman yang lebih memuaskan. Di dunia digital saat ini, di mana pengguna cenderung mengharapkan akses instan ke data tanpa menunggu lama, kecepatan pemuatan yang optimal sangat penting. Jika situs web membutuhkan waktu lama untuk membuat halaman, pengunjung seringkali akan meninggalkan halaman tersebut, yang menyebabkan bounce rate yang lebih tinggi dan tingkat konversi yang lebih rendah. AMP meningkatkan kecepatan akses dan membuat pengunjung lebih nyaman, meningkatkan retensi pengguna dan loyalitas dengan memberikan pengalaman browsing yang lebih responsif dan cepat. Oleh karena itu, AMP tidak hanya meningkatkan kecepatan akses, tetapi juga memainkan peran penting dalam membangun hubungan yang lebih baik antara situs web dan pengunjungnya.

  5. Mengoptimasi Gambar Secara Otomatis
    Google AMP memungkinkan pengoptimalan otomatis elemen gambar dan teks serta elemen halaman lainnya. Dengan AMP, gambar dapat dimuat lebih cepat tanpa mengurangi kualitas visual. Salah satu teknik yang dapat digunakan adalah kompresi gambar, yang dapat mengurangi ukuran file gambar tanpa mengurangi kejernihan atau detil visualnya. Untuk menghemat waktu pemuatan, AMP menggunakan metode pemuatan asinkron untuk gambar, yang berarti gambar hanya dimuat saat diperlukan, seperti ketika gambar muncul di layar pengguna. Hal ini sangat bermanfaat bagi situs web yang menggunakan banyak gambar, seperti situs e-commerce dan situs web yang bergantung pada visual untuk menarik pelanggan. AMP tidak hanya mempercepat pemuatan halaman tetapi juga memberikan pengalaman visual yang lancar dan memuaskan bagi pengunjung berkat optimasi otomatis ini.

  6. Mobile Friendly
    Google AMP dirancang secara khusus untuk meningkatkan pengalaman pengguna, terutama saat mengakses situs melalui perangkat mobile. Kemampuannya untuk mempercepat waktu pemuatan halaman merupakan keunggulan utamanya, bahkan dalam kasus koneksi internet yang lambat. Ini disebabkan oleh fakta bahwa AMP hanya memuat komponen dasar, seperti teks dan gambar, sementara komponen yang lebih kompleks, seperti iklan atau JavaScript kompleks, tidak dimuat. Dengan cara ini, situs menjadi lebih ringan dan lebih cepat dimuat di perangkat mobile, memberikan pengalaman pengguna yang lebih baik di perangkat mobile, terutama di daerah dengan koneksi internet yang lebih terbatas.

 

Kekurangan Google AMP

  1. Berbeda Dengan Situs Website yang Aslis: Sebelum menerapkan AMP pada situs web, Anda harus mengetahui beberapa hal penting tentang perbedaan besar antara halaman AMP dan versi asli situs web. Accelerated Mobile Pages (AMP) menawarkan peningkatan kecepatan dan kinerja, terutama untuk pengguna mobile, tetapi teknologi ini memiliki beberapa batasan, yang membuat halaman AMP dan fiturnya berbeda dari versi aslinya.

  2. Perbedaan Visual dan Keterbatasan Tampilan: Teknologi AMP membatasi penggunaan animasi kompleks, elemen CSS, dan beberapa plugin, yang dapat mempersingkat waktu pemuatan halaman. Untuk memastikan performa cepat, AMP biasanya menghasilkan tampilan yang lebih sederhana dan minimalis. Ini berarti bahwa fitur interaktif atau visual yang biasanya diandalkan untuk menarik perhatian pengunjung mungkin tidak berfungsi dengan baik atau bahkan sama sekali tidak muncul.

  3. Keterbatasan Dalam Penggunaan JavaScript dan Widget: AMP memiliki batasan ketat pada JavaScript. Hanya pustaka JavaScript AMP yang diizinkan, sehingga pengembang tidak dapat menambahkan script tambahan yang mungkin diperlukan untuk fitur interaktif. Sebagai contoh, formulir dinamis, komentar, atau bahkan beberapa jenis menu mungkin tidak akan berfungsi atau tampil sama pada versi AMP. Elemen seperti slider, carousel, atau pop-up hanya dapat dibuat dengan komponen AMP khusus, yang dapat menambah kompleksitas dan waktu pengerjaan situs jika diinginkan tetap berfungsi.

  4. Potensi Error dan Validasi di Google Search Console: AMP sangat ketat tentang validasi. Google Search Console akan memberitahu Anda jika elemen pada halaman AMP tidak memenuhi standar AMP. Jika hal ini terjadi, halaman tersebut dianggap tidak valid dan dapat mempengaruhi peringkat pencarian. Kesalahan ini biasanya terjadi ketika elemen eksternal atau script tidak kompatibel dengan AMP, sehingga tidak dapat dimuat sesuai dengan aturan yang ditetapkan.

  5. Pengaruh Terhadap SEO dan Peringkat di Mesin Pencari: Halaman AMP memang dapat meningkatkan peringkat SEO dengan kecepatan pemuatan yang lebih baik. Ini terutama bermanfaat untuk halaman berita, blog, atau halaman informasi yang bergantung pada klik cepat dari pencarian Google. AMP sendiri juga dapat meningkatkan visibilitas pencarian Google karena halaman yang kompatibel dengan AMP sering muncul dengan ikon petir yang menarik perhatian pengguna.

  6. Tampilan Minimalis: Meskipun menghilangkan elemen visual yang berlebihan, AMP memberikan pengalaman akses cepat. Dalam kenyataannya, AMP membatasi elemen visual menjadi hanya teks dan gambar, sehingga tampilan situs menjadi sangat sederhana dan berfokus pada kecepatan. Meskipun ini mempercepat loading, tampilan situs menjadi kurang interaktif dan dinamis. Banyak elemen desain tambahan, seperti animasi, font unik, atau tata letak yang kompleks, tidak dapat dilihat, yang dapat membuat halaman menjadi bosan bagi pengguna yang terbiasa dengan tampilan visual yang kaya.

  7. Banyak Plugin dan Widget yang Tidak Berfungsi: Banyak plugin atau widget yang biasa digunakan di situs web biasa mungkin tidak bekerja dengan AMP. AMP mengurangi elemen yang membuat halaman lebih berat. Akibatnya, fitur tambahan yang dapat diberikan oleh plugin, seperti formulir interaktif, kolom komentar, dan alat pemantau pengguna, seringkali dibatasi. Keuntungan utamanya adalah kecepatan loading yang lebih cepat, tetapi ini juga akan menjadi masalah jika plugin tersebut memiliki peran penting dalam pengelolaan situs atau pengalaman pengguna.

  8. Iklan Tidak Selalu Muncul: Keterbatasan lain dalam AMP adalah iklan yang mungkin tidak muncul secara sempurna, terutama pada format iklan yang kompleks. Bagi pengguna, ini memberikan pengalaman yang lebih bersih tanpa gangguan iklan yang terlalu banyak, namun bagi pengiklan atau pemilik situs, hal ini bisa menjadi masalah. Ketika iklan tidak dapat ditampilkan dengan baik, potensi pendapatan dari iklan menjadi berkurang, dan peluang untuk menarik perhatian calon konsumen pada iklan tersebut juga ikut menurun. Kendala ini membuat pemilik situs yang bergantung pada iklan untuk pendapatan harus mempertimbangkan bagaimana mereka menampilkan konten promosi mereka tanpa kehilangan calon pelanggan.

 

Cara Menginstal Google AMP Pada WordPress Dengan Plugin

Pengguna dapat menggunakan plugin yang tersedia untuk mengaktifkan AMP (Accelerated Mobile Pages) di website WordPress untuk mempercepat akses halaman melalui perangkat mobile. Berikut adalah dua plugin utama yang paling umum digunakan, bersama dengan metode instalasinya;

  1. Menggunakan Plugin AMP Resmi dari WordPress Plugin AMP resmi dari WordPress adalah opsi yang mudah diinstal dan mudah digunakan. Berikut adalah langkah-langkah pemasangannya:

  • Instalasi Plugin: Masuk ke dasbor WordPress, cari menu "Plugin", pilih "Tambah Baru", dan cari "AMP". Klik "Install" dan aktifkan plugin setelah ditemukan.

  • Konfigurasi Dasar: Setelah plugin AMP aktif, itu akan secara otomatis berfungsi untuk halaman dan postingan web.

  • Pengaturan Tampilan: Untuk menyesuaikan tampilan AMP, buka menu Tampilan > AMP. Ada beberapa opsi, tetapi pengguna dapat mengubah warna atau memilih skema warna yang sesuai untuk halaman AMP. Plugin ini berfokus pada kecepatan dan kemudahan, jadi pengguna dapat membuat halaman kompatibel dengan AMP dengan cepat tanpa banyak konfigurasi.

  1.  Menggunakan Plugin AMP for WP
    AMP for WP adalah alternatif plugin yang menyediakan lebih banyak pilihan untuk kustomisasi dan penyesuaian. Berikut adalah langkah instalasinya:

  • Instal Plugin: Di dasbor WordPress, pilih menu “Plugin,” klik “Tambah Baru,” cari “AMP for WP,” kemudian klik Install dan Aktifkan.

  • Konfigurasi Awal: Setelah diaktifkan, plugin ini akan menampilkan pengaturan dasar yang memungkinkan pengguna menyesuaikan AMP sesuai kebutuhan. Beberapa opsi dasar yang dapat dikonfigurasi adalah:
    Website Type: Pilih jenis website yang digunakan, seperti blog atau toko online.
    Where do you need AMP?: Tentukan di bagian mana saja AMP diterapkan, seperti di semua halaman, hanya postingan, atau halaman beranda.
    Design and Presentation: Sesuaikan warna dan logo untuk halaman AMP agar sesuai dengan branding situs.
    Analytics Tracking: Tambahkan kode ID analytics seperti Google Analytics atau pelacak lainnya
    Privacy Settings: Aktifkan notifikasi bagi pengunjung terkait penggunaan cookie di halaman AMP
    Advertisement: Atur posisi iklan jika menggunakan ads di halaman AMP.
    3rd Party Compatibility: Plugin ini memungkinkan pengguna untuk mengatur kompatibilitas dengan plugin lain yang penting dan memastikan tetap aktif di halaman AMP.

Plugin AMP for WP memiliki kelebihan karena mendukung pengaturan yang lebih mendetail, membantu pengguna membuat halaman AMP yang sesuai dengan kebutuhan dan desain situs.

Menggunakan salah satu dari plugin ini membantu website memanfaatkan teknologi AMP dengan mudah, mempercepat loading halaman, dan meningkatkan pengalaman pengguna tanpa harus membuat kode AMP dari awal.

 

Haruskan Anda Menggunakan AMP

Apakah Anda harus menggunakan Google AMP pada halaman web Anda? Lihatlah berbagai kelebihan dan kekurangan yang telah dijelaskan sebelumnya sebelum Anda membuat keputusan untuk menerapkan AMP pada situs web Anda. Namun, AMP memiliki banyak keuntungan, terutama dalam meningkatkan kecepatan pemuatan halaman, pengalaman pengguna, dan SEO. Namun, membuat dan memelihara dua situs web satu dengan AMP dan satu tanpa AMP memerlukan pengetahuan yang cukup tentang pengkodean dan pengembangan web, karena membangun dan memelihara dua situs web yang berbeda dapat menjadi sulit dan memakan waktu, terutama bagi mereka yang tidak terbiasa dengan pengkodean.

Namun, tidak memiliki kemampuan untuk membuat situs web yang menarik dan berfungsi tidak berarti Anda tidak dapat membuatnya. Menggunakan layanan seperti Annisadev, yang menawarkan layanan pembuatan situs web yang mudah digunakan dan dapat disesuaikan dengan kebutuhan bisnis Anda, memungkinkan Anda memiliki situs web yang dirancang secara profesional tanpa perlu menulis kode apa pun. Selain itu, mereka memberikan pemeliharaan situs web yang cepat dan aman sehingga Anda dapat fokus pada bagian lain bisnis Anda. Kunjungi website Annisadev atau hubungi tim dukungan kami melalui chat langsung untuk mendapatkan informasi atau memulai pemeliharaan situs web yang responsif dan aman.