Kiat Sukses Menerapkan Remote Working dengan Teknologi Digital

Saatnya Anda berkolaborasi dengan kami!

Hubungi Kami

Kiat Sukses Menerapkan Remote Working dengan Teknologi Digital

Dalam beberapa tahun terakhir, bekerja dari jarak jauh semakin populer di banyak industri. Konsep ini memungkinkan karyawan untuk bekerja dari berbagai tempat seperti rumah, kafe, atau saat berlibur. Hal ini memberikan fleksibilitas yang belum pernah ada sebelumnya. Dengan perkembangan teknologi dan perubahan budaya kerja, bekerja dari jarak jauh bukan hanya opsi, tetapi juga kebutuhan bagi banyak orang.
Dalam artikel ini, bersama Dealls Anda akan mempelajari tentang apa itu bekerja dari jarak jauh, manfaatnya, tantangannya, dan keterampilan yang diperlukan untuk berhasil dalam gaya kerja ini. Mari kita lihat bersama-sama!

Apa Itu Remote Work

Berdasarkan Indeed, remote work adalah saat bekerja di luar kantor, misalnya dari rumah atau lokasi lain. Pokoknya, pegawai tidak harus ke kantor setiap hari untuk menyelesaikan tugas. Terdapat berbagai jenis pekerjaan jarak jauh yang memberikan fleksibilitas kepada karyawan untuk seimbangkan antara pekerjaan dan kehidupan pribadi.

Sama dengan itu, Remote Year mendefinisikan pekerjaan jarak jauh sebagai gaya kerja yang memungkinkan karyawan bekerja dari berbagai tempat, tidak hanya di kantor. Tidak harus bekerja di satu tempat khusus untuk bekerja dengan baik. Karyawan remote bisa bekerja dari mana saja, seperti dari rumah, kafe, atau tempat liburan, tidak perlu pergi ke kantor setiap hari. Mereka bisa menyesuaikan waktu kerja sesuai kebutuhan, agar pekerjaan dan kehidupan pribadi bisa lebih seimbang.

Manfaat kerja remote

  1. Untuk karyawan
    1. Fleksibilitas Waktu

    Bekerja dari jarak jauh memungkinkan karyawan merencanakan waktu kerja sendiri. Mereka juga dapat memilih di mana mereka tinggal dan bekerja sesuai keinginan. Menurut penelitian Buffer, keuntungan utama kerja jarak jauh meliputi pengelolaan waktu (22%), pilihan tempat tinggal (19%), dan lokasi kerja (13%).

    2. Penghematan Biaya Transportasi
    Bekerja dari rumah mengurangi biaya bensin, tiket transportasi umum, dan parkir. Waktu yang biasanya digunakan untuk bepergian bisa dimanfaatkan untuk melakukan kegiatan yang lebih produktif. Di Amerika Serikat, pekerja yang bekerja dari jarak jauh menghemat waktu rata-rata 55 menit setiap harinya karena tidak perlu pergi ke kantor.

    3. Seimbangnya Kerja dan Kehidupan Pribadi
    Bekerja dari jarak jauh memberikan lebih banyak waktu untuk menghabiskan bersama keluarga dan teman. Karyawan bisa mengatur waktu untuk urusan rumah tangga, berolahraga, atau hobi, sehingga mencapai keseimbangan yang lebih baik antara pekerjaan dan kehidupan pribadi.

    4. Mengurangi Stres Pekerjaan
    Karyawan bisa menciptakan ruang kerja yang nyaman dan sesuai kebutuhan, meningkatkan kesejahteraan mental dan emosional. Menurut riset Buffer, 65% pekerja merasa lebih baik dalam mengelola stres dan 50% lebih mudah menghindari gangguan saat bekerja dari jarak jauh.
  2. Untuk Perusahaan
    1. Penghematan Biaya Operasional
    Perusahaan dapat mengurangi biaya seperti sewa kantor dan utilitas dengan adanya kerja dari jauh. Penghematan ini dapat digunakan untuk investasi pada teknologi dan sumber daya yang meningkatkan produktivitas karyawan.

    2. Akses ke Sumber Daya Manusia Global
    Kerja jarak jauh memungkinkan perusahaan merekrut dari berbagai negara di seluruh dunia. Ini memberikan kesempatan untuk mendapatkan karyawan dengan berbagai keterampilan dan pengalaman yang beragam.

    3. Meningkatkan Retensi Karyawan
    Perusahaan biasanya melihat peningkatan retensi karyawan dengan menawarkan opsi kerja dari rumah. Penelitian McKinsey menyatakan bahwa fleksibilitas kerja adalah faktor motivasi ketiga bagi karyawan, setelah gaji dan kesempatan karier yang lebih baik.

    4. Meningkatnya Produktivitas
    Penelitian dari Upwork menunjukkan bahwa 32,2% manajer perekrutan melihat peningkatan produktivitas dengan kerja jarak jauh. Atmosfer kerja yang tenang dan kemampuan untuk bekerja dengan waktu yang fleksibel dapat meningkatkan produktivitas secara signifikan

Apa Saja Pekerjaan yang Bisa Remote

Dari penjelasan di atas, kita tahu bahwa kerja remote atau remote working adalah pekerjaan yang bisa dilakukan di tempat manapun. Nah, apa saja contoh pekerjaan yang bisa dilakukan seperti itu?
  1. Penulis Konten
    Ingin tahu lebih tentang dunia menulis? Coba jadi penulis konten. Profesi ini bisa dilakukan dari jarak jauh (remote). Menurut Career Side Kick, tugas seorang penulis konten biasanya adalah menulis, mengedit, dan mengirimkan dokumen. Dengan begitu, kamu bisa menyelesaikan pekerjaan tanpa perlu bertatap muka. Kamu bisa memilih apakah ingin bekerja sebagai penulis konten tetap di satu perusahaan atau sebagai freelancer yang bekerja dengan berbagai perusahaan.
  2. Sales
    Menurut The Balance Careers, sales bisa bekerja dari jarak jauh tanpa perlu pergi ke kantor. Hal ini karena banyak sales bekerja dengan fleksibel. Ada orang yang mencoba menjual di mal, supermarket, atau tempat umum lainnya. Beberapa perusahaan juga tidak masalah jika penjualan tidak harus dilakukan di kantor, asalkan target penjualan tercapai dengan baik.
  3. Programmer
    Jika Anda mahir dalam pemrograman komputer dan tertarik bekerja secara remote, cobalah menjadi seorang programmer. Sama seperti content writer, pekerjaan ini juga dapat dilakukan dari mana saja, termasuk dari rumah. Seorang programmer biasanya bekerja untuk menguji program menggunakan bahasa pemrograman seperti JavaScript, C++, dan SQL. Karena pekerjaannya erat kaitannya dengan komputer, seorang programmer dapat bekerja secara remote.
  4. Entri Data
    Jika kamu suka bekerja dengan data, posisi ini sepertinya cocok untuk kamu. Entri data pada dasarnya melibatkan memasukkan informasi dari berbagai sumber ke dalam sistem komputer perusahaan. Tetapi, kamu juga bisa menjalankan pekerjaan ini dari jarak jauh.
  5. Perancang grafis
    Berita baik untuk orang-orang yang menyukai desain. Salah satu pekerjaan yang bisa dilakukan tanpa ke kantor adalah graphic designer. Mereka bisa bekerja sebagai freelancer atau full time dari mana saja. Kunci untuk menjadi graphic designer yang sukses adalah dengan membuat portofolio yang bagus dan membagikannya di berbagai platform. Dengan begitu, banyak perusahaan akan melihat hasil kerja yang telah kamu lakukan. Layanan pelanggan penting dalam mengembangkan bisnis perusahaan. Biasanya, perusahaan membutuhkan customer service untuk melakukan tugas tersebut. Nah, pekerjaan ini juga bisa dilakukan dari jarak jauh. Sebabnya, customer service dapat bekerja dari rumah dengan menggunakan telepon atau internet. Jika Anda tertarik untuk bekerja di bidang ini, Anda perlu memiliki kemampuan komunikasi yang baik dan bakat dalam pemasaran.

Sejarah dan Perkembangan Kerja Remote

Pekerjaan jarak jauh bukanlah ide yang baru. Pada awalnya, bekerja dari jarak jauh sering dilakukan melalui telecommuting di mana karyawan bekerja dari rumah dengan menggunakan telepon dan fax untuk berkomunikasi dengan kantor. Kebijakan untuk bekerja dari jarak jauh mulai populer pada tahun 1970-an karena harga bahan bakar yang meningkat. Berbagai perusahaan mulai mempertimbangkan efisiensi perjalanan karyawan. Namun, perkembangan digital yang pesat pada akhir abad ke-20 dan awal abad ke-21 benar-benar merubah cara kerja dari jarak jauh.

Dengan kehadiran internet cepat, aplikasi kolaborasi online seperti Slack dan Zoom, serta layanan penyimpanan data di awan seperti Google Drive dan Dropbox, bekerja dari jarak jauh menjadi lebih mudah dan efisien. Pandemi COVID-19 pada tahun 2020 mempercepat penggunaan kerja jarak jauh di berbagai negara. Banyak perusahaan harus melakukan remote working agar bisnis tetap berjalan saat adanya pembatasan sosial. Sebagai hasilnya, cara kerja dari jarak jauh semakin diterima dan bahkan menjadi model kerja jangka panjang oleh banyak organisasi.

Tantangan kerja remote Worker

Tidak ada yang sempurna, bahkan konsep kerja remote juga memiliki kekurangan dan tantangan unik seperti:
  1. Menjaga komunikasi dan kolaborasi
    yang efektif antara tim merupakan salah satu masalah terbesar dalam bekerja secara remote. Tanpa berbicara langsung, seperti dalam rapat atau diskusi tiba-tiba di kantor, informasi dapat terlewat atau salah dimengerti.
  2. keterlibatan karyawan
    Karyawan yang bekerja dari jarak jauh mungkin merasa terisolasi dan kurang terlibat dengan rekan kerja dan perusahaan. Hal ini dapat mengakibatkan berkurangnya motivasi karyawan dan produktivitas kerja jika tidak diatasi dengan baik.
  3. Manajemen Waktu dan Kedisiplinan
    Bekerja dari rumah atau tempat yang tidak diawasi dapat membuat seseorang tergoda untuk menunda-nunda atau melakukan beberapa tugas sekaligus yang bukan pekerjaan. Karyawan perlu disiplin diri agar bisa fokus saat bekerja.
  4. Perlindungan Data
    Ketika karyawan bekerja dari lokasi yang berbeda, risiko terhadap keamanan data perusahaan menjadi lebih tinggi. Menggunakan jaringan Wi-Fi publik yang tidak aman atau perangkat pribadi yang tidak terlindungi dengan baik bisa membuka peluang bagi ancaman siber.
  5. Penilaian dan Evaluasi Kinerja
    Mengukur kinerja karyawan dari jarak jauh bisa sulit bagi manajer. Tanpa melihat langsung bagaimana karyawan bekerja, penting untuk memiliki sistem yang mengutamakan hasil kerja daripada jam kerja.

Strategi Sukses Kerja Remote

Agar bisa mendapatkan manfaat maksimal dari bekerja jarak jauh dan mengatasi hambatan yang muncul, penting bagi karyawan dan perusahaan untuk menggunakan strategi yang efektif. Berikut adalah beberapa tips untuk bekerja dari jarak jauh:
  1. Gunakan teknologi yang sesuai.
    Karyawan harus bisa mengakses perangkat dan alat komunikasi yang dibutuhkan untuk bekerja dengan efisien dari jarak jauh. Perangkat lunak seperti Microsoft Teams, Zoom, Asana, dan Slack sangat berguna untuk mempermudah komunikasi dan kerja sama.
  2. Buat Jadwal dan Rutinitas
    Meskipun bekerja dari jarak jauh memberikan keleluasaan, perusahaan harus menetapkan jadwal kerja yang tetap untuk karyawan. Ini akan membantu mempertahankan kedisiplinan dan menjamin bahwa pekerjaan selesai tepat waktu.
  3. Tentukan tujuan yang jelas
    Untuk mengukur produktivitas kerja, manajer harus menetapkan tujuan yang jelas tentang apa yang harus dicapai oleh staf atau karyawan. Tujuan ini menekankan hasil akhir daripada proses kerja, sehingga mendorong karyawan untuk bekerja mandiri demi mencapai target yang telah ditetapkan.
  4. Lakukan Komunikasi yang Terbuka
    Komunikasi sangat penting dalam bekerja dari jarak jauh. Oleh karena itu, penting untuk menjaga saluran komunikasi tetap terbuka dan aktif antara karyawan dan manajer. Rapat reguler, pertemuan harian, dan masukan yang membangun dapat meningkatkan keterlibatan dan kerja sama tim. Mendukung Keseimbangan Kerja dan Kehidupan Penting untuk memperhatikan isu keseimbangan kerja dan kehidupan. Perusahaan harus mendukung keseimbangan antara pekerjaan dan kehidupan pribadi karyawan. Ini bisa dilakukan dengan memberikan fleksibilitas jam kerja dan tidak mengharapkan karyawan untuk selalu terhubung secara online di luar jam kerja biasa.
  5. Membangun Budaya Perusahaan yang Kuat
    Meskipun bekerja dari jarak jauh, perusahaan perlu memperhatikan budaya organisasi yang inklusif dan suportif agar tidak toxic. Ini bisa dilakukan secara online, seperti melalui acara sosial, pelatihan, dan pengakuan karyawan.